Media Sosial
Heboh Harimau Dikeroyok Warga Sampai Mati, Astaga! Kondisinya Tuai Pro dan Kontra
Kondisi harimau ini sangat memprihatinkan. Sejak diunggah di Facebook, postingan ini menuai pro dan kontra.
“Gak dibunuh gak mungkin,karna korbannya udah 2 orang,” tulisnya.
Sampai sekarang postingan itu telah dibagikan sampai 418 kali.
Beragam komentar bermunculan.
Ada yang setuju pada sikap warga.
Ada pula netizen yang mengecam tindakan warga itu.
Berikut ini beberapa komentar netizen.
Mukhsin Nasution : Keberanian dan kekompakan warga pantas kita acungkan jempol.
Rafika Apriany Siregar : Kenapa harus di bunuh itu kan hewan yang di lindungi harusnya kan dilaporkan saja.. main bunuh2 aja habitat mereka yg terusik oleh amnusia makanya mereka mencari makanan ke luar hutan.. kasian.
Ridwan Nasution : Apakah lebih baik mrlindungi harimau dari pada manusia.
Viks Kampak : Gak seharusnya di bunuh,,!! Kan ad pnembak jituh atw d bius!!! Apa mungkin kalian merasa lebih mulia dari hewan???
Ashar Bayo Suti : Kita juga tau kalau harimau itu binatang yg di lindungi,sanyangan mana nyawa manusia dari pada nyawa seekor binatang yg membuat warga ketakutan,binatang buas seperti harimau itu ada tempat yg di siapkan,bukan di perkampungan warga.
Rafika Apriany Siregar : Kalo emang udah ada yg jadi korban.. yaa apa boleh buat tapi sebetulnya mereka turun ke desa juga karna ulah manusia juga sih.
Hayati Syakina Rizky Batubara : Kenapa harus dibunuh?? Nama nya itu adaLah hewan pemangsa,mungkin habitat nya terusik oLeh orang yg tdk bertanggung jawab maka nya dia Lari keperkampungan warga. Kan bisa ajah itu harimau di tembak bius LaLu diserah kan keDinas terkait yg bertanggung jawab atau hewan diLindungi. Apa Lagi harimau itu masak diperLakukan seperti itu,kan kasihan..
Semoga kita bisa saLing menjaga agar tidak ada korban manusia Lagi dan korban hewan Langka yg diLindungi Lagi..
Sebelumnya, Sumarlin Lubis mengunggah postingan ini :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/heboh-pembunuhan-harimau-di-sumatera-yang-telah-menimbulkan-2-korban_20180304_154419.jpg)