Malang Raya
Modus Maut Kakek asal Kepanjen Malang, Ngaku Bisa Datangkan Emas dari Tegalan, Lalu . . .
Aksi penipuan Isman (59) warga Desa Dilem kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang mengaku mampu mendatangkan emas
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.com, Malang - Aksi penipuan kakek Isman (59) warga Desa Dilem kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang mengaku mampu mendatangkan emas dari alam gaib terbongkar.
Ini setelah salah satu korbannya, Mistin (61) warga Desa Balesari Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang melapor ke Polisi, Rabu (7/3).
Kapolsek Ngajum, AKP Imam Mustaji menjelaskan, dari hasil pemeriksaan diketahui kasus tersebut berawal dari kedatangan tersangka mengaku orang pintar (dukun) ke rumah korban dan memberitahukan kalau korban akan mendapat rezeki banyak berupa emas dari Pangeran.
Hanya saja, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi korban bila ingin mendapatkannya.
"Rupanya perkataan tersangka tersebut membuat korban tertarik sehingga bersedia memenuhi persyaratan yang diminta," kata Imam Mustaji, Jumat (9/3/2018).
Untuk tahap pertama, dikatakan Imam Mustaji, tersangka meminta korban membiayai pembelian minyak misik seharga Rp 6 juta.
Korbanpun memenuhi permintaan tersangka tersebut. Permintaan uang persyaratan tersebut terus dilakukan tersangka kepada korban hingga total mencapai Rp 29 juta.
Di mana seekor sapi dan beberapa pohon kayu di kebun milik korban terpaksa dijual untuk membiayai persyaratan mendapatkan emas secara gaib tersebut.
Tersangka, ungkap Imam, untuk meyakinkan korban membawa sejumlah kepingan logam, kalung dan gelang warna keemasan ke rumah korban.
"Tersangka mengatakan kalau semua barang itu didapatnya dari alam gaib di lahan tegalan yang nantinya akan bisa berubah menjadi emas asli.
Padahal barang-barang tersebut sebelumnya ditanam sendiri oleh tersangka di tegalan," ucap Imam Mustaji.
Selanjutnya, menurut Imam Mustaji, barang-barang tersebut dibungkus daun pisang dan juga dibungkus dengan kain putih.
Bungkusan barang itupun diserahkan kepada korban untuk disimpan dan baru bisa dibuka pada hari Senin (5/3/2018).
Di mana isi bungkusan tersebut dijanjikan akan berubah menjadi emas asli semua dan bisa diperjualbelikan ke toko emas oleh korban.
"Ketika waktu yang ditentukan tiba, korbanpun membuat bungkusan tersebut. Namun barang-barang dalam bungkusan tidak ada yang berubah menjadi emas asli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/berita-modus-maut-warga-malang-tipu-emas_20180309_173857.jpg)