Malang Raya
Jalankan Program Daring, Universitas Brawijaya Bakal Rekrut Tutor Khusus
UB menyiapkan tempat khusus untuk kegiatan daring (dengan jaringan) di lantai 10 gedung dekat UB Guest House.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Universitas Brawijaya (UB) menyiapkan tempat khusus untuk kegiatan daring (dengan jaringan) di lantai 10 gedung dekat UB Guest House.
Ruang itu baru dipakai daring Mata Kuliah Umum (MKU) Pancasila dengan mahasiswa UB Kediri, Rabu (14/3/2018).
Sejumlah dekan, rektor UB, dan para wakil rektor hadir di acara itu.
“Pak Chomsin (Chomsin Sulistyawidodo, Kepala Pusat Pengembangan Blended Learning UB, red.) ini canggih.”
“Pak Menristekdikti baru mengatakan perkuliahan ke depan pakai daring, di UB sudah dijalankan,” kata Prof Dr Ir M Bisri MS, Rektor UB kepada SURYAMALANG.COM.
Nantinya dosen yang mengajar tidak hanya dengan mahasiswa di ruang itu.
Tetapi juga bisa dinikmati juga di kelas lain.
“Dosen yang mengajar tidak perlu mencari kameranya.”
“Namun akan ditangkap sendiri oleh kamera,” jelas Chomsin.
UB memilih blended learning karena masih ingin tatap muka.
Maksimal daring hanya 40 persen.
Sedangkan sisanya sebanyak 60 persen tatap muka, terutama pada mata kuliah umum.
Sebab, dosennya sedikit, sedangkan kelasnya cukup banyak.
“Perkuliahan daring akan menjadi primadona. UB menuju sana dengan step by step.”
“Tidak langsung revolusi, karena menyangkut perubahan mindset,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tempat-khusus-untuk-kegiatan-daring-di-universitas-brawijaya_20180314_193924.jpg)