Surabaya
Sumuk Banget! Ruang Tunggu Pemohon Paspor di Sidoarjo
Mendung tetap tak mampu mengusir suasana sumuk dan gerah di ruang tunggu Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Surabaya.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Mendung tetap tak mampu mengusir suasana sumuk dan gerah di ruang tunggu Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Surabaya di Sidoarjo, Senin (26/3/2018).
Di balik gedung utama kantor layanan pembuatan paspor inilah tiap hari ratusan orang berkumpul.
Mereka tidak langsung dilayani di dalam kantor Imigrasi melainkan harus lebih dulu menunggu di ruang panas itu. "Sumuk di sini," ucap Maria Estu, salah satu pemohon paspor.
Warga yang tinggal di Gununganyar, Surabaya ini sudah sekitar 30 menit berada di ruang beratap plastik itu. Dia mendapat nomor urut 50. Sesuai antrean melalui online dia akan dilayani pukul 12.00.
Namun hingga pukul 12.20 belum ada panggilan untuk dirinya. Dia tiba di kantor Imigrasi itu pukul 11.45. Oleh petugas diarahkan menunggu di ruang sumuk itu.
Ruang yang kerap dikeluhkan pemohon paspor itu disebutkan sebagai ruang transit.
Selain mengambil nomor urut layanan, ruang deretan kursi besi panjang itu untuk menunggu giliran mereka diwawancara dan diambil foto di ruang layanan di dalam gedung.
Pantauan SURYAMALANG.COM di lokasi Senin siang, banyak pemohon hanya bisa duduk pasrah dengan menahan sumuk. Atap plastik atau fiber itu dipasang menutupi sisi atas ruang memanjang tersebut.
Berlantai paving dengan dinding terbuka sisi kanan kiri, ruang ini menghadap gedung layanan sisi belakang.
Kantor Imigrasi khusus layanan Surabaya dan sekitarnya memang mengarahkan layanan imigrasi ke gedung belakang tersebut.
Tampak tertulis mencolok "Layanan Imigrasi" diberi tanda panah untuk ke arah belakang gedung. Semua pemohon berduyun-duyun ke arah panah ini. Namun mereka harus transit di ruang sumuk itu.
Mashuri, pemohon paspor yang lain mengaku menuruti saja apa yang diarahkan petugas Imigrasi. Termasuk menunggu di ruang sumuk itu.
Karena layanan di dalam gedung kursinya terbatas, pemohon yang lain diminta transit di lantai dasar luar gedung itu. "Saya pikir bisa langsung masuk gedung. Tapi diminta ke sini dulu," ucap Mashuri.
Kantor Imgrasi mulai pindah dari Kantor Waru ke Jl Juanda sekitar akhir 2017. Gedung baru ini semula adalah Balai Harta Peninggalan milik Pemerintah. Tukar guling dengan Waru.
Semua pemohon paspor akan dilayani setelah mendapat kartu antrean. Mereka lebih dulu mendaftar antrean melalui online. Kemudian membayar Rp 355.000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kantor-imigrasi-kelas-1-khusus-surabaya_20180326_212503.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/area-kantor-imigrasi-kelas-1-khusus-surabaya_20180326_212526.jpg)