Pilgub Jatim
Gus Ipul Resmikan Posko 'Gusti Sapujagad' di Sampang, Madura
Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf meresmikan posko Relawan Gusti Sapujagad di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sampang, Madura
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut dua, Saifullah Yusuf meresmikan posko Relawan Gusti Sapujagad di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sampang, Madura, Sabtu (31/3/2018).
Posko tersebut berdiri untuk kali ketiga selama penyelenggaraan pemilihan gubernur di tiga periode terakhir.
Pada peresmian tersebut, Gus Ipul didampingi oleh sang istri, Fatma Saifullah Yusuf.
Ketua Relawan Gusti Sapujagad, KH Jafar Yusuf, mengatakan bahwa pihaknya memutuskan kembali mendukung Gus Ipul (sapaan Saifullah Yusuf) atas dasar berbagai pertimbangan. Satu di antaranya, karena Gus Ipul dinilai paling laik dan mampu melanjutkan kepemimpinan Gubernur Jatim saat ini, Soekarwo.
"Kami sudah dua kali mengusung pasangan Karsa (Soekarwo-Saifullah Yusuf) di dua periode berturut-turut. Kami kembali mendukung Gus Ipul karena beliau yang menurut para ulama juga baik," ujar Kiai Jafar.
Menanggapi dukungan tersebut, Gus Ipul pun berterimakasih sekaligus menegaskan bahwa pihaknya siap untuk mengemban amanah yang diberikan. "Saya berterimakasih kepada kaum muda, Milenial, tokoh-tokoh, ulama, yang mau dan menyukseskan kami," ujar kandidat yang berpasangan dengan Cawagub, Puti Guntur Soekarno ini.
"Kami siap mengawal keinginan para relawan andai nantinya terpilih. Kami telah menyiapkan beberapa program yang menunjang pembangunan di Pulau Madura," ulasnya.
Satu di antara yang ia gagas adalah program pemberian alokasi dana sebesar satu triliun rupiah tiap tahunnya khusus untuk Pulau Madura atau yang biasa disebut dengan Satria Madura. "Kami akan memberikan perhatian khusus kepada Pulau Madura melalui program Satria Madura," tegas keponakan KH Abdurrrahman Wahid (Gusdur) ini.
Ia pun berharap melalui posko tersebut, proses konsolidi antar relawan bisa berjalan kian masiv. "Posko ini dibuka agar konsolidasi bisa berjalan lebih mantab. Komunikasi antar relawan dan tim bisa lebih baik dan efektif," ujarnya.
Gus Ipul menambahkan, bahwa saat ini sudah ada beberapa posko serupa di kabupaten lain. Selain di Sampang, akan ada pula posko serupa di Bangkalan, Pamekasan, hingga Sumenep.
Baik posko yang resmi didirikan oleh tim pemenangan maupun tim relawan. "Di beberapa kabupaten, posko relawan telah berjalan masif dalam kerja-kerja pemenangan," tegas Mantan Ketua GP Anshor dua periode ini.
Peresmian yang dilakukan oleh Gus Ipul tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng yang langsung diberikan kepada relawan. Peresmian ini juga menjadi agenda pertama Gus Ipul selama berkunjung di Sampang.
Di Sumenep, Puti Guntur: Tambah Rp 1 Trilun untuk Madura

Sementara itu, Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno kembali mengangkat program penambahan anggaran Rp 1 triliun untuk Madura.
“Untuk Pulau Madura, Gus Ipul dan saya akan menambah Rp 1 triliun untuk tiga rencana kerja: pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi dan sumber daya manusia,” kata Puti Guntur di Rapat Kerja PDIP Sumenep, Sabtu (31/3/2018).
Selama ini, dari APBD Jawa Timur telah dialokasikan sekitar Rp 1,7 triliun untuk empat kabupaten di Pulau Garam tersebut. “Kalau ditambah Rp 1 triliun, dengan 3 fokus kerja di atas, maka nanti totalnya mencapai Rp 2,7 triliun,” kata Puti.
Selain itu, tambah Puti, Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan dirinya akan berkantor di Pulau Madura. “Kami berdua ingin memastikan, penggunaan anggaran itu tepat sasaran,” kata Puti.
Kandidat Pilkada Jawa Timur nomor 2 itu berpendapat, Madura perlu mendapatkan perhatian khusus. Sejumlah isu penting harus segera diatasi, seperti kemiskinan, keterbelakangan dan pemberdayaan ekonomi.
“Gus Ipul dan saya berkeinginan, agar kesejahteraan dapat segera dirasakan oleh rakyat Madura,” kata Puti.
Cucu Bung Karno itu juga meminta kader PDIP untuk mengampanyekan pendidikan gratis bagi SMA dan SMK, serta program Madin Plus untuk kalangan pondok pesantren, kepada masyarakat.
“Gus Ipul dan saya ingin kemampuan belanja APBD Jawa Timur, yang tahun 2018, mencapai Rp 30 triliun, bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat,” kata Puti.
Rapat Kerja PDIP Sumenep berlangsung meriah. Dihadiri oleh ribuan kader partai berlambang banteng moncong putih itu. Hadir pula anggota DPR RI H. Said Abdullah, tokoh PDIP Sumenep.
Ketua DPC PDIP Sumenep Dekky Purwanto menargetkan kemenangan 60 persen. “Kami telah membawa nama Gus Ipul-Mbak Puti ke rumah-rumah penduduk, dan kami jelaskan program-programnya. Alhamdullilah, respon warga bagus,” kata Dekky.
PDIP Suemenep, kata dia, juga bekerja sama dengan kekuatan nahdliyin seperti para kiai, bu nyai, pengasuh pondok-pondok pesantren, guru mengaji, serta jaringan ibu-ibu dan penggiat majlis taklim di banyak desa. “Kami ingin ulang keberhasilan Pilkada 2015,” kata Dekky.
Setelah dari Banyuwangi, Situbondo dan Bondowoso, hari ini Cawagub Puti Guntur Soekarno berkampanye di Sumenep, Madura. Selain bertemu kader PDIP setempat, Puti dijadwalkan berkegiatan dengan ibu-ibu pengajian.
Pada Pilkada 2015, PDIP Sumenep berkoalisi dengan PKB, mengusung pasangan KH A. Busyro Karim dan Achmad Fauzi. Hasilnya, keduanya bisa memetik kemengan di Pilkada Sumenep.
“Sekarang, Gus Ipul dan Mbak Puti juga diusung koalisi PDIP dan PKB, ditambah Gerindra dan PKS. Koalisi ini tentu akan menambah bobot kerja politik di Sumenep,” kata Dekky.
Sambutan kader dan pengurus PDIP Sumenep terhadap Puti Guntur sungguh luar biasa. Sewaktu tampil di podium, Puti Guntur telah disambut tepuk-tangan meriah. “Pilih yang berkerudung merah. Nomor 2, Gus Ipul-Mbak Puti,” sambut kader PDIP bersahut-sahutan.