Senin, 4 Mei 2026

Banyuwangi

732 Pelari Berbagai Negara di Lereng Gunung Ijen, Banyuwangi

#BANYUWANGI - Sebanyak 732 pelari dari berbagai negara meramaikan trail run Banyuwangi Ijen Green Run.

Tayang:
Penulis: Haorrahman | Editor: yuli
haorrahman
Sebanyak 732 pelari dari berbagai negara meramaikan trail run Banyuwangi Ijen Green Run, yang melintasi lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, Minggu (8/4/2018). 

SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Sebanyak 732 pelari dari berbagai negara meramaikan trail run Banyuwangi Ijen Green Run, yang melintasi lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, Minggu (8/4/2018).

Peserta disuguhi keindahan alam kawasan Taman Wisata Alam Gunung Ijen di sepanjang rute.

Lomba lari ini diikuti oleh peserta manca negara dan dari berbagai kota di Indonesia. Tercatat ada peserta dari Kenya yang merupakan salah satu negara penghasil pelari di dunia, Prancis, dan Belgia.

"Diikuti pelari dari 14 negara. Pesertanya juga 50 persen dari luar Banyuwangi," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Anas mengatakan, pihaknya terus mendorong pengembangan sport tourism (olahraga berbalut pariwisata). Banyuwangi sangat cocok dikembangkan untuk sport tourism, mengingat potensi alamnya yang mendukung.

”Ini merupakan cara kreatif untuk mempromosikan daerah. Kami juga konsisten menggelar event berbasis komunitas, salah satunya lari ini. Olahraga lari saat ini kian diminati karena telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat,” ujar Anas.

”Ini tentu juga menggerakkan ekonomi karena pelari butuh jasa transportasi, penginapan, kuliner, dan pasti pulang bawa oleh-oleh. Itu tadi ada sekeluarga dari Yogyakarta, Jakarta. Mereka datang ingin ikut lomba lari sekaligus berwisata di Banyuwangi,” tambah Anas.

Lomba lari ini mengambil start di lapangan Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi yang merupakan pintu gerbang memasuki kawasan Gunung Ijen. Para peserta pun memulai start di pagi hari dengan suhu 22 derajat celsius.

Sebanyak 732 pelari dari berbagai negara meramaikan trail run Banyuwangi Ijen Green Run, yang melintasi lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, Minggu (8/4/2018).
Sebanyak 732 pelari dari berbagai negara meramaikan trail run Banyuwangi Ijen Green Run, yang melintasi lereng Gunung Ijen, Banyuwangi, Minggu (8/4/2018). (haorrahman)

Banyuwangi Ijen Green Run terdiri atas tiga kategori, yaitu kelas 6 KM, 18 KM, hingga 33 KM. Para pelari dalam ajang sport tourism ini tak hanya disuguhkan panorama alam yang hijau dan menakjubkan, tapi juga suguhan kultur kehidupan ala masyarakat pegunungan. Bahkan sebelum dilepas, para pelari diajak mencicipi minuman legen (air enau) oleh Bupati Anas.

Para peserta menyusuri jalur yang melalui cukup menantang, mulai dari tanjakan, turunan yang curam sampai menyeberangi sungai. Rute yang dilalui juga melewati pemukiman warga desa. Beberapa warga bahkan menyambut para pelari dengan menghidangkan aneka camilan tradisional seperti pisang rebus, ubi, dan kacang rebus.

"Kalau saya lari di Belanda rutenya selalu flat. Tapi di sini menyenangkan. Saya tadi lewat hutan, ada suara-suara alam yang enak didengar. Menyenangkan dan indah sekali di sini," kata Daley Lievense, dari Middelburg, Belanda.

Daley mengaku beruntung bisa liburan ke Banyuwangi saat ada event Banyuwangi Ijen Green Run ini. "Dari event ini, setelah kembali ke Belanda saya bertekad mau berlatih lari maraton. Event ini membuat saya jadi cinta olahraga lari," ujar Daley.

Di trail run ini melewati rute yang indah meski menantang. Sejak start, pelari langsung bekerja keras karena harus melalui tanjakan sepanjang 500 meter. Mengharuskan pelari pintar mengatur tenaga.

Setelah itu lintasan mulai datar sepanjang satu kilometer. Suasana mulai terasa sejuk karena melewati jalur hutan cengkeh dengan lintasan berbatu. Pelari juga melewati perkebunan kopi dan hutan pinus.

Nuansa kian asyik ketika menyeberangi sungai kecil yang airnya bening. Sepanjang perjalanan warga dengan ramah menyapa bahkan ada yang menawarkan makanan.

Halaman 1/2
Tags
Banyuwangi
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved