Nasional
Hasil Survei : Elektabilitas Jokowi Naik, Prabowo Turun, Ternyata Ini Penyebabnya
Hasilnya, Jokowi sebagai petahana memimpin dengan 36,2 persen. Prabowo menjadi penantang terkuatnya dengan meraih 20,4 persen.
Selain itu, menurut dia, turunnya elektabilitas Prabowo ini karena mantan Danjen Kopassus itu tidak kunjung mendeklarasikan diri sebagai capres.
Prabowo baru menyatakan kesiapannya menjadi capres dalam rakornas Gerindra, 11 April lalu. Sementara data survei diambil sebelum itu.
"Sebagai catatan, data survei ini kami ambil terakhir pada 6 April. Efek deklarasi Prabowo belum kami potret. Umumnya kalau sudah deklarasi suaranya naik," kata Sudarto.
Populasi survei ini adalah seluruh warga Indonesia yang memiliki hak pilih. Sampelnya 1.200 responden. Margin of error survei ini adalah plus minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Artinya, ada peluang angka survei meleset lebih besar atau kecil sampai 2,9 persen. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan jender. Sudarto menegaskan, survei dibiayai secara mandiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/jokowi-prabowo_20171218_194851.jpg)