Pantas Saja Rudal Tomahawk Mudah Dihancurkan, Ternyata ini Kehebatan S-200

71 Rudal Tomahawk berhasil dihancurkan oleh S-200, seperti inilah kehebatannya

kolase surya malang

Terlihat terlalu canggih bila dihadapkan dengan S-200 yang terbilang "peralatan uzur ".

Berbeda dengan Tomahawk yang memulai debutnya di tahun 1991, Sistem pertahanan darat ke udara (SAM) S-200 ini dibuat pada dekade 1960-an

Digunakan untuk melindungi sebuah area luas dari serangan pesawat pengebom atau pesawat strategis lainnya.

Misil yang ditembakkan sistem pertahanan ini mampu mencapai jarak maksimal hingga 300 kilometer dengan kecepatan jelajah hingga empat kali kecepatan suara di ketinggian antara 300-20.000 meter dari permukaan laut.

Meski terbilang kuno, sistem pertahanan ini masih sangat bisa diandalkan, dan juga bisa digunakan dalam cuaca dan iklim apapun.

Suriah sudah menggunakan sistem S-200 sejak Januari 1983 dengan membentuk dua batalion pertahanan udara yang masing-masing dilengkapi 24 peluncur rudal.

Kini AD Suriah masih memiliki dua resimen pertahanan udara yang memiliki dua unit baterai S-200. Pada 2016, AD Suriah membangun dua lokasi pertahanan S-200 di Bandara Kweires dekat kota Allepo.

Tidak diperoleh informasi harga sistem pertahanan S-200 milik Suriah ini,  yang jelas Peralatan zaman Uni Soviet ini mampu merontokkan 71 misil Tomahawk milik AS yang satu unitnya dihargai 1,87 juta dolar AS atau hampir Rp 26 miliar.

Sumber: Kompas.com
Tags
Suriah
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved