Breaking News:

Singkirkan 3000 Bom Yang Masih Terkubur di Berlin, Pemerintah Setempat Lakukan Evakuasi Massal

Masih tertanam sekitar 3000 bom, evakuasi massal tetap dilakukan meski bom-bom itu tidak membahayakan

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Putra Dewangga Candra Seta
(AFP/Barbara Sax)

SURYAMALANG.COM - Pemindahan bom zaman Perang Dunia II yang ditemukan di dekat stasiun pusat kota, di Berlin, akan menyebabkan gangguan saat dilakukan evakuasi massal pada Jumat (20/4/2018).

Dilansir dari BBC, bom ditemukan saat pembangunan di dekat stasiun di Heidestrasse pada Rabu lalu.

Meskipun polisi meyakinkan pemindahan bom buatan Inggris seberat 500 kg itu tidak akan membahayakan, langkah evakuasi mesti diterapkan.

Evakuasi massal yang mulai dilakukan pada pukul 09.00 waktu setempat diperkirakan akan menyebabkan kekacauan transportasi publik.

Gedung-gedung akan dikosongkan pada radius 800 meter dari lokasi penemuan bom.

Gedung kementerian, sebuah rumah sakit, kedutaan besar Indonesia dan Uzbekistan, serta stasiun kota yang biasanya dimanfaatkan oleh 300.000 penumpang termasuk pada zona yang harus diamankan.

AFP melaporkan, kantor Kanselir Jerman Angela Merkel dan Reichstag atau parlemen, yang terletak hanya beberapa ratus meter di sebelah selatan zona larangan itu, tetap beroperasi seperti biasa.

Belum jelas seberapa lama pasukan pemindah bom akan menyingkirkan senjata perang itu.

"Itu tergantung sejauh mana evakuasi berlangsung dan tentu dari kondisi bom tersebut," kata juru bicara kepolisian Martin Halweg.

Polisi meminta penduduk untuk tetap bersama keluarga atau teman mereka, atau berada di di lokasi penampungan darurat yang didirikan di dekat sekolah-sekolah.

Halaman
12
Tags
Berlin
bom
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved