Malang Raya
Aliansi Mahasiswa Universitas Brawijaya Tolak Perguruan Tinggi Negeri Berbahan Hukum
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Brawijaya menggelar demonstrasi, Rabu (2/5/2018).
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Brawijaya menggelar demonstrasi, Rabu (2/5/2018).
Saat demon memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), demonstran jalan kaki keliling kampus Universitas Brawijaya (UB) sambil membawa spanduk.
Tulisannya antara lain ‘Apa Kabar Vokasi dan Kampus 3 UB’.
( Baca juga : Ditanya Apakah Pernah Berhubungan Intim dengan Daus Mini, Jawaban Rahandini Bikin Baper )
Sedang leader aksi demo di atas mobil dengan pengeras suara melagukan
“Assalamu alaikum, Pak Bisri. Kami datang membawa pasukan,” kata orator saat menuju gedung Rektorat.
Mahasiswa menyuarakan enam tuntutan.
( Baca juga : Masih Ingat Lia Eden Yang Ngaku Malaikat Jibril? 10 Tahun Berlalu, Kabarnya Kini Mengejutkan )
Pertama, menuntut pemberian legitimasi kepada mahasiswa vokasi untuk mengawal dan menyelesaikan permasalahan vokasi.
Kedua, menolak Perguruan Tinggi Negeri Berbahan Hukum (PTNBH), dan menuntut pemberian transparansi informasi kajian dari tim khusus PTN-BH UB.
Ketiga, menuntut peningkatan infrastruktur, pelayanan, dan pendidikan yang lebih inklusif.
Keempat, menuntut transparansi progres perizinan PSDKU, pembangunan, dan aliran dana UB Kampus 3 Kediri.
( Baca juga : Astaga! Selama 20 Tahun Pengunjung Hotel Ini Tak Sadar Berenang di Atas Puluhan Kerangka Manusia )
Kelima, menuntut meningkatkan sistem keamanan dan fasilitas penunjang sarana pendidikan di UB.
Keenam, menolak kredit pendidikan,
Sampai saat ini para mahasiswa belum ditemui Rektor UB, Prof Dr Ir M Bisri MS.
UPDATE BERITA TERKINI:
LIKE Facebook Surya Arema
FOLLOW Instagram Surya Malang
FOLLOW Twitter Surya Malang