Rabu, 6 Mei 2026

Pendidikan

Santri Meninggal Dunia Akibat Atraksi Dilindas Mobil Saat Wisuda, Begini Kronologinya

Atraksi lindas mobil dalam rangkaian pelepasan siswa ini malah berujung maut. Seperti ini kronologinya.

Tayang:
Editor: Pambayun Purbandini
Tribun Kaltim/Geafry Necolsen

SURYAMALANG.com - Dunia pendidikan tanah air kembali berduka.

Pasalnya, pelepasan dan perpisahan kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Kholil yang terjadi di Jalan Limunjan, RT 21, Kelurahan Sambaliung, Berau, menimbulkan korban jiwa pada Kamis (3/5/2018) kemarin.

Acara wisuda siswa yang lulus ditambahi dengan atraksi bela diri dari Pagar Nusa yang mengakibatkan salah satu santri meninggal dunia akibat terlindas.

Korban yang meninggal dunia bernama Rangga.

Ada enam santri yang terlibat dalam atraksi, yakni Rangga, Jodi, Khairul, Ambar, Asdar dan M Nur.

Awalnya mereka tampak baik-baik saja ketika mereka dilindas motor trail.

Namun aksi berlanjut ketika sebuah mobil bak terbuka, melindas tubuh mereka dengan ban depan dan belakang bagian kiri.

Sementara ban bagian kanan tetap berada di tanah.

Laju kendaraan sempat tersendat ketika melindas 2 orang pertama.

Setelah mobil selesai melewati tubuh mereka, empat orang lainnya langsung berdiri.

Sementara Rangga dan Jodi terlihat tak sadarkan diri.

Lantas keduanya dilarikan ke RSUD Abdul Rivai untuk mendapat perawatan.

Sayangnya, nyawa Rangga tak terselamatkan.

Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit, melalui Kasatreskrim, AKP Andhika Dharma Sena mengatakan, sejauh ini pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari enam orang saksi.

"Saksi-saksi dari kelompok bela diri dan pengelola pesantren. Kami mengajukan pertanyaan, kegiatannya seperti apa, prosedurnya bagaimana? Itu yang sedang kami dalami," ujarnya, Jumat (4/5/2018).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved