Sabtu, 18 April 2026

Tulungagung

Gas 3 Kg Langka, Polres Tulungagung Membentuk Tim Khusus

Polres Tulungagung telah membentuk tim khusus, untuk menelusuri kelangkaan gas bersubsidi ini.

Penulis: David Yohanes | Editor: yuli
david yohanes
Sebuah truk tengah membuat tabung gas 3 Kg kosong di sebuah agen gas. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Kelangkaan gas elpiji di Tulungagung direspons serius oleh polisi. Polres Tulungagung telah membentuk tim khusus, untuk menelusuri kelangkaan gas bersubsidi ini.

Menurut Kapolsek Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar, tim khusus ini melakukan pemantauan hingga ke desa-desa. Tim akan mengumpulkan setiap fakta yang ada di lapangan.

“Kami akan menindak tergas jika terbukti ada yang memainkan,” ujar Tofik.

Lanjut Kapolres, sebenarnya perkembangan harga pokok dan barang kebutuhan masyarakat seperti elpiji selalu menjadi perhatian.

Sebelumnya Kapolres telah mengumpulkan jajarannya dari polsek-polsek. Dalam pertemuan itu, aduan soal kelangkaan gas 3 kilogram yang mendominasi.

Isu kelangkaan gas ini mencuat di ramai di media sosial. Namun Tofik belum bisa berani berkomentar, apa penyebab kelangkaan ini.

Tofik menunggu hingga tim khusus ini selesai mengumpulkan data di lapangan.

“Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi. Apakah permasalahan di hulu, pendistribusian, atau ada orang yang bermain dibelakangnya,” tegas Tofik.

Tim khusus di bawah Kasar Intelkam ini akan memberikan informasi setiap saat ke Kapolres. Dengan demikian cepat bisa disimpulkan apa penyebab kelangkaan ini.

Tofik menghimbau agar masyarakat tidak panik. Jangan sampai melakukan panic buying yang justru memperburuk keadaan.

Bahkan Tofik berjanji, sebelum Ramadhan situasi akan kembali normal.

“Tetap tenang, beraktivitas seperti biasa. Tidak usah memborong gas 3 gram yang ada di toko, karena situasinya malah akan parah,” tandasnya.

Koordinator Agen Gas Elpiji Tulungagung, Sutrimo mengatakan, tidak pernah ada pengurangan pasokan gas elpiji 3 kilogram dari Pertamina.

Bahkan pasokan ditambah 100 persen pada Kamis (10/5). Padahal dalam kondisi normal, pasokan seharusnya libur mengikuti libur kalender.

“Menurut pengamatan saya, kelangkaan elpiji ini murni karena tingginya permintaan konsumen. Setiap tahun, menjelang Ramadhan selalu terjadi,” ucap Sutrimo.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved