Malang Raya
5 Pernyataan Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Malang Terkait Aksi Teror di Surabaya
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang bersama Forkopimda Kota Malang mengutuk serangan teror bom di Surabaya.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang bersama Forkopimda Kota Malang mengutuk serangan teror bom di Surabaya.
Mereka juga mengajak semua elemen dan masyarakat di Kota Malang untuk bersatu menolak terorisme.
Ada lima pernyataan yang disampaikan oleh FKUB dan Forkopimda Kota Malang.
Pertama, menyampaikan rasa bela sungkawa dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya terhadap para korban serangan teror bom do beberapa gereja di Surabaya.
Kedua, mendukung pelaksanaan ibadah semua agama dan kepercayaan, khususnya di Kota Malang.
Ketiga, mengajak seluruh umat beragama untuk tetap bersatu dan tidak terpancing upaya adu domba antar agama.
Keempat, mengutuk keras serangan teror bom terhadap gereja di Surabaya.
"Kelima, mari kita bersatu untuk menolak terorisme," ucap Ketua FKUB Kota Malang H Taufik Kusuma sambil diikuti oleh jajaran pemuka agama di FKUB dan Forkompimda.
Deklarasi pernyataan sikap itu dilakukan di depan Gereja Katedral Ijen Kota Malang. Dari Forkompimda hadir Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Nurul Yakin, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto.
Nurul Yakin menegaskan, TNI siap mendukung Polri dalam mendukung keamanan wilayah termasuk di Kota Malang.
"Kami akan mem-back up kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah. Kami akan berjaga sampai situasi dinyatakan kondusif," tegas Nurul Yakin.
Sedangkan Asfuri meminta masyarakat Kota Malang tidak resah dan panik.
"Masyarakat juga jangan mudah terpancing isu yang tidak bertanggungjawab. Kami akan menjaga tempat ibadah. Kota Malang kondusif dan tidak ada informasi tentang serangan bom. Semoga tidak ada dan aman," tegas Asfuri.
Asfuri berjanji polisi dibantuk personel keamanan gabungan berjaga di sekitar gereja di Kota Malang.
Sementara itu, polisi juga menggelar razia di perbatasan Kota Malang dengan daerah tetangga. Razia kepada kendaraan itu difokuskan kepada kendaraan angkutan barang seperti mobil box.
Razia antara lain dilakukan di perbatasan Bale Arjosari Kota Malang dengan Singosari Kabupaten Malang, juga di Kacuk, Sukun Kota Malang yang berbatasan dengan Kebonagung Kabupaten Malang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/forkopimda-dan-forum-kerukunan-umat-beragama-fkub-kota-malang_20180513_192353.jpg)