Sabtu, 25 April 2026

Teroris Serang Jawa Timur

Duka Weni Angelina Lihat Peti Jenazah Dua Putranya: Evan dan Ethan

Weni Angelina terduduk lemas dan bercucuran air mata di dekat peti mendiang kedua putranya: Vincentius Evan (11) dan Nathanael Ethan (8).

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: yuli
danendra kusuma
KORBAN TERORIS - Jenazah Vincencius Evan Hudojo dan Nathanael Ethan Hudojo saat ini berada di Ruang Persemayaman 5 & 6 Rumah duka Adi Jasa Jalan Demak, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Suasana haru biru mengiringi prosesi penghormatan terakhir penutupan peti kakak beradik Vincentius Evan (11) dan Nathanael Ethan (8) yang terkena bom teroris di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Surabaya, Minggu (13/5/2018) lalu.

Jenazah kedua bocah itu disemayamkan di ruang 5 dan 6 Rumah Duka Adi Jasa, Demak, Surabaya hingga Rabu (16/5/2018).

Rangkaian penghormatan terakhir dibuka dengan sambutan keluarga dan doa bersama yang dipimpin para romo dari berbagai gereja.

Selanjutnya, keluarga bergantian memberikan wewangian kepada mendiang Evan dan Nathan.

Ratusan pelayat berbaris mengantre dan berkeliling untuk memberikan wewangian dengan menangis tersedu.

Setelah itu, mereka berdoa di depan foto mendiang lalu berjalan perlahan menuju tempat duduk dan mengusap air mata.

Rangkaian penghormatan terakhir penutupan peti berlangsung dari pukul 09.00 sampai 12.30. 

Rangkaian selanjutnya adalah meletakkan barang kesayangan Evan dan Nathan ke dalam peti.

Barang kesayangan Evan tersebut diletakkan oleh keluarga besar.

Terlihat ada pakaian, buku, sepatu, mainan mobil-mobilan dan tembak air.

Weni Angelina terlihat terduduk lemas dan bercucuran air mata di belakang peti mendiang kedua putra kesayangannya.

Selang beberapa menit puncak prosesi penghormatan terakhir yakni penutupan peti.

Air mata Weni yang mengenakan masker biru lebih deras membasahi pipinya. 

Sebab, ini adalah terakhir kalinya Ia melihat wajah sang buah hati. Weni terlihat tak kuat berdiri dan hampir terjatuh.

Keluarga yang berdiri di sampingnya berusaha menegapkan lagi tubuh Weni yang semakin lemas saat kain putih mulai menutupi setengah dari tubuh mendiang Evan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved