Sumatera Selatan

Anak Durhaka! Gara-gara Sabu, Ancam Bunuh Ibu Umur 70 Tahun, Juga Merusak Rumah

ANAK DURHAKA. Pecandu sabu ini tega mengancam bunuh ibunya yang umur 70 tahun. Dia minta uang tapi tak dikasih. Rumah pun dirusak.

Editor: yuli
KOMPAS.com/ Aji YK Putra
Tersangka Adrian (baju biru) saat berada di Polsek Seberang Ulu 1 Palembang, Sumatera Selatan. 

SURYAMALANG.COM, PALEMBANG - Adrian (22), warga Palembang, Sumatera Selatan, berurusan dengan polisi lantaran merusak rumah orangtua kandungnya.

Dia dilaporkan ibunya, Lina (70) ke Polsek Seberang Ulu (SU) 1 Palembang, Sumatera Selatan, karena sudah tidak tahan lagi atas ulah anaknya yang pengangguran tersebut.

Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula ketika tersangka Adrian mengundang teman-temannya untuk datang ke rumahnya di Jalan Mojopahit VIII, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Minggu (20/5/2018).

Lina yang resah karena Adrian diduga suka menggelar pesta sabu di rumah, langsung mengusir teman-teman anaknya itu.

Adrian pun tak terima dengan perbuatan sang ibu. Apalagi, dia juga tidak diberi uang untuk membeli sabu oleh sang ibu.

Pelaku pun mengamuk dan mengancam akan membunuh ibunya.

“Saya langsung kabur waktu dia mengamuk memecahkan barang di rumah karena mengancam akan membunuh. Siang itu dia minta uang tapi tidak saya kasih, karena anak saya ini sering pesta sabu di rumah sama temannya,” kata Lina saat di Polsek SU 1 Palembang.

Usai kejadian tersebut, Lina langsung datang ke Polasek Seberang Ulu 1 Palembang, hingga akhirnya Adrian ditangkap saat sedang tidur di rumah.

“Bukan kali ini saja, anak saya sering mengamuk bahkan menganiaya saya minta uang untuk beli narkoba,” ujar Lina.

Sementara itu, Adarian sempat menyangkal dia meminta uang kepada ibunya untuk membeli sabu. Begitu juga dengan tuduhan rencana membunuh ibunya, dia membantah.

“Cuma mau beli bensin, bukan beli sabu. Kalau menggunakan sabu memang iya sering di rumah. Saya tidak mau membunuh ibu, saya juga ingat dosa. Tadi cuma disenggol sedikit di pipi," aku tersangka ini.

Kapolsek Seberang Ulu 1 Palembang, Kompol Mayestika Hidayat mengatakan, tersangka kini sudah ditahan atas kasus perusakan. “Untuk narkoba kita akan lakukan tes urine. Sekarang masih dilakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Marah Karena Tak Diberi Uang untuk Pesta Sabu, Anak Rusak Rumah Orangtua", https://regional.kompas.com/read/2018/05/21/00034631/marah-karena-tak-diberi-uang-untuk-pesta-sabu-anak-rusak-rumah-orangtua. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved