Sabtu, 11 April 2026

Gali Kepercayaan Diri Anak Lewat Fashion Show Bertema Princess

Sekitar 20 anak kecil berkerumun di atrium Lenmarc Mall, Surabaya, Minggu (20/3/2018).

Penulis: Delya Octovie | Editor: yuli
Surya/Delya Octovie
Jacqline Kimberly (3) berlenggak-lenggok memamerkan busana princess-nya dalam acara fashion show oleh Din's Modelling School and Agency, Minggu (20/3/2018) di Lenmarc Mall, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Sekitar 20 anak kecil berkerumun di atrium Lenmarc Mall, Surabaya, Minggu (20/3/2018).

Beberapa di antara mereka tampak senang sekali bermain dengan mengenakan kostum mereka, yaitu kostum karakter princess.

Seorang anak perempuan berkostum Aurora si Putri Tidur, berjalan-jalan sambil mengayun-ayunkan tongkatnya.

Ada pula yang mengenakan gaun hijau karakter Elsa dari film animasi Frozen, sedang berkejaran dengan seorang anak laki-laki berpakaian pangeran.

Anak-anak ini sedang menunggu giliran mereka untuk naik ke atas panggung.

Mereka tengah mengikuti kompetisi modelling bertema princess, yang diadakan oleh Din’s Modelling School and Agency.

Karena peserta terdiri dari balita dan anak-anak, tujuan utamanya adalah untuk membentuk kepercayaan diri mereka.

Hal ini juga menjadi penilaian utama juri, yakni Christine Wijaya, seorang model yang pernah mengenakan busana karya desainer kelahiran Jakarta, Tex Saverio.

“Nomor satu pokoknya anak harus percaya diri dulu, baru kemudian dilihat cara jalannya. Lalu style membawakan busana, ekspresi, dan juga keserasian busana dan sepatu,” jelasnya.

Make up juga tidak boleh terlalu menor menurut Christine, meski mereka tengah membawakan sebuah karakter.

“Karena mereka kan masih anak-anak, jadi make upnya yang natural saja. Kalau mau mendalami karakter, ditunjang lewat dress dan looknya saja,” tuturnya.

Karena tema yang dibawakan adalah princess, Christine juga mengharapkan karakter princess terpancar dari ekspresi anak-anak.

Tetapi, ekspresi tersebut tetap perlu menyesuaikan karakter.

“Princess itu harus ceria. Tapi misal kayak Elsa itu kan pembawaannya tenang, jadi sesuaikan saja dengan karakter,” kata lulusan Universitas Surabaya ini.

Satu di antara peserta adalah Jacqline Kimberly yang masih berusia tiga tahun.

Halaman 1/2
Tags
Surabaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved