Breaking News:

Malang Raya

Densus 88 Disilakan Pilih Tempat Penahanan untuk Terduga Teroris di Jawa Timur

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, Polda Jatim dalam penahanan terduga teroris sebatas memberikan dukungan fasilitas saja.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin, saat tiba di Maolres Malang lakukan Safari Ramadan, Selasa (22/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Densus 88 kini berupaya mencari tempat penahanan terduga teroris yang telah diamankan di Jawa Timur.

Hal itu dilakukan untuk memberikan keamanan maksimal terhadap para terduga teroris tersebut.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, Polda Jatim dalam penahanan terduga teroris sebatas memberikan dukungan fasilitas saja.

Sejumlah ruang tahanan baik di Polda Jatim, Mako Brimob, atau Polres bahkan di Polsek di Jawa Timur bila dinilai Densus layak dijadikan tempat penahanan bisa saja digunakan.

"Jadi kami persilahkan Densus memilih lokasi penahanan yang menurutnya layak bagi terduga teroris di Jawa Timur ini," kata Machfud Arifin di tengah Safari Ramadan di Polres Malang, Selasa (22/5/2018).

Yang penting, menurut Machfud Arifin, tahanan bagi terduga teroris tersebut memiliki security maksimal dan kuat dengan fasilitas CCTV yang bisa dijadikan tempat penahanan terduga teroris.

"Seperti ruang tahanan Mapolres Malang yang sudah direnovasi dan fasilitasnya sudah lengkap bisa saja dijadikan tempat penahanan terduga teroris oleh Densus," ucap Machfud Arifin.

Untuk itu, tambah Machfud Arifin, pihaknya akan menunggu Densus 88 memilih di mana tempat tahanan yang dipilih untuk menahan terduga teroris.

Tapi yang pasti, imbuh Machfud, tempat penahanan tersebut dimungkinkan tidak jauh dari tempat penyidikan oleh Densus 88. Karena bagaimana pun, kalau tempat penahanan yang dipilih terlalu jauh dari lokasi pemeriksaan dipastikan akan tidak efektif.

"Makanya, terserah Densus menentukan tempat penahanan sesuai dengan keinginannya didasarkan sejumlah pertimbangan. Karena Densus yang menahan terduga teroris itu," tutur Machfud Arifin.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved