Kamis, 9 April 2026

Surabaya

Lion Air Terperosok, Otoritas Bandara Akan Panggil Pilot

terperosoknya Lion Air JT922 saat menunggu traffic di Bandara Juanda Surabaya hari Minggu.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: yuli
Perlu waktu lebih dari satu jam untuk mengevakuasi pesawat Lion Air tujuan Denpasar yang terperosok di ujung Runway Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Minggu (21/5/2018). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah III telah membentuk tim investigasi untuk menelusuri terperosoknya Lion Air JT922 saat menunggu traffic di Bandara Juanda Surabaya hari Minggu kemarin. Saat ini, tim sedang mendalaminya.

Kepala Kantor Otban Wilayah III Dadun Kohar menyampaikan bahwa tim saat ini tengah bekerja. Secepatnya tim ini akan mencari fakta untuk mengungkap terperosoknya Lion rute Surabaya-Denpasar itu.

"Tim tengah mendalaminya untuk mengetahui secara pasti penyebab Lion bisa terperosok hingga aspal Runway Bandara Juanda terkelupas," kata Dadun kepada SuryaMalang.com, Rabu (23/5/2018).

Tim ini terdiri atas Inspektorat Bandara, kemudian dari pihak Kelaikan Kebandarudaraan, hingga tim Navigasi. Secepatnya mereka akan bekerja untuk menindaklanjuti insiden Lion tersebut. 

"Termasuk kami akan memanggil pilot dan co pilot Lion untuk menjelaskan kondisi yang sebenarnya. Mohon kami minta waktu dan hasilnya secepatnya akan kami sampaikan," tandas Dadun.

Tim Savety Lion juga akan kami minta penjelasannya. Tidak terkecuali pengelola Bandara Juanda, PT Angkasa Pura 1 Juanda.

Karena masih berproses itulah, Dadun membantah jika telah menuding bahwa pihak Angkasa Pura telah melakukan kesalahan atas terperosoknya Lion. 

"Tidak benar. Saya tidak pernah menuding bahwa PT Angkasa Pura telah melakukan kesalahan. Untuk itu biar tim kami bekerja agar di kemudian hari tak terjadi lagi insiden yang sama," ucap Dadun. 

Sebelumnya, Kepala Otban ini merespons teperosoknya Lion di Runway Bandara Juanda. Saat dikonfirmasi Surya apakah karena Lion melebihi Marka Runway. 

Dadun menyatakan bahwa terlepas apakah pesawat Lion di luar marka atau di dalam. Selama di Runway, aspal Bandara Juanda wajib kuat. 

Dadun juga menyatakan bahwa pihaknya akan memastikan apakah di aspal Runway lokasi insiden Lion itu termasuk yang sudah dalam penguatan atau yang belum. 

Selama ini, Bandara Juanda telah melakukan perbaikan menyeluruh Runway atau overlay. Sejumlah titik aspal runway juga dilakukan penguatan. 

"Tim investigasi kami akan bekerja maksimal. Jangan sebut saya kaget lah. Saya tidak kaget," ucapnya

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved