Jumat, 24 April 2026

Malang Raya

180 Proyek Jalan dan Jembatan di Kabupaten Malang Mulai Dilelang

DPUBM Kabupaten Malang melelang sekitar 180 proyek peningkatan dan pembangunan jalan serta jembatan.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Jalan Raya Talangagung menuju Ngajum yang rusak akan segera diperbaiki total. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang melelang sekitar 180 proyek peningkatan dan pembangunan jalan serta jembatan.

Alokasi anggaran untuk proyek jalan dan jembatan tahun 2018 tersebut diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Romdhoni mengatakan pelelangan proyek ini dimulai pada Mei 2018, dan berakhir pada Juni 2018.

Jadi seluruh proyek yang telah selesai dilelang dan telah ditentukan pemenangnya akan dikerjakan pada Juni 2018.

“Itu perkiraan kami untuk pengerjaan proyek jalan dan jembatan tahun ini.”

“Pelaksanaan proyek tidak boleh menunda waktu lagi,” kata Romdhoni kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (25/5/2018).

Menurutnya, jumlah perbaikan jalan pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu.

Sebab, titik jalan dan jembatan yang harus diperbaiki bertambah banyak.

Namun, pembangunan jalan dan jembatan baru hanya ada dua titik, yaitu Jembatan Srigonco, Bantur, dan jalan alternative Bantur-Pulau Balekambang.

Sedangkan perbaikan atau peningkatan jalan di antaranya jalan Lebakharjo-Purwoharjo, jalan Pakis-Kemiri, dan jalan Singosari-Karangploso.

“Kami optimis semua proyek jalan dan jembatan ini dapat selesai sesuai target,” tandas Romdhoni.

Sementara itu, Koordinator ProDesa Kabupaten Malang, Khusaeri mengatakan sebenarnya lelang dimulai Mei 2018 itu sudah cukup terlambat.

Sebab, APBD 2018 sudah disahkan pada akhir 2017.

Jadi, cukup banyak waktu pelaksanaan anggaran yang terbuang sia-sia.

Pihaknya menyangsikan pengerjaan proyek bisa selesai sesuai target waktu.

Diperkirakan akan banyak kendala dalam pelaksanaan pengerjaan, terutama kondisi cuaca.

“Seperti hujan sampai banjir yang mengakibatkan pengerjaan proyek jembatan pasti terhambat,” tutur Khusaeri.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved