Pilkada Kota Malang
Surat Suara Pilkada Kota Malang 2018 Didistribusikan Menjelang Pencoblosan
Pilkada Kota Malang diikuti oleh tiga kontestan yakni Yaqud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi, M Anton - Syamsul Mahmud, Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menargetkan pendistribusian surat suara dilakukan H-3 hari H Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 Juni mendatang.
Distribusi dilakukan dari KPU ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), kemudian didistribusikan ke Panitia Pemungutan suara (PPS) dan ke Tempat Pemungutan Sura (TPS).
"Akan kami distribusikan H-3 atau H-2 pemilihan. Paling lambat H-2, karena Kota Malang kan wilayahnya tidak terlalu luas juga tidak ada kendala dengan transportasi," ujar Komisioner KPU Kota Malang Divisi Umum, Keuangan dan Logistik, Aminah Asminingtyas kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (29/5/2018).
Pendistribusian menjelang hari H pencoblosan itu, kata Aminah, juga untuk mengantisipasi kecurangan.
Sejak Senin (28/5/2018) KPU Kota Malang telah melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara. Bahkan di Hari Libur Hari waisak seperti hari ini, para penyortir dan pelipat masih tetap bekerja.
Menurut Aminah, KPU Kota Malang menargetkan penyortiran dan pelipatan itu selesai pada 4 Juni 2018.
"Setelahnya akan kami simpan di tempat penyimpanan surat suara KPU, sebelum didistribusikan nanti. Kami jamin keamanannya dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk penjagaan surat suara ini," ujar Aminah.
Terdapat 2.800 kotak surat suara yang harus disortir dan dilipat. setiap kotak berisi 2.000 surat suara. Secara keseluruhan, KPU Kota Malang menerima 618.338 surat suara, dan 2.000 surat suara untuk Pemilihan Suara Ulang (PSU).
"Khusus yang untuk PSU jika nanti tidak ada pemungutan suara ulang tentunya tidak akan dipakai," imbuh Aminah.
Penyortiran dan pelipatan melibatkan 50 - 60 orang per hari. Mereka mendapatkan bayaran Rp 150.000 per kotak surat suara.
Meski sudah memasuki hari kedua penyortiran dan pelipatan, Aminah mengaku belum mengetahui berapa banyak jumlah surat suara yang rusak. Keseluruhan surat suara rusak dikumpulkan dan nanti akan dihitung setelah pelipatan selesai.
"Rata-rata setiap kardus ada yang rusak, meskipun tidak semua. Kerusakan antara 1 - 2 lembar," ujarnya.
Surat suara rusak itu antara lain yang sobek, warna kabur, ada lubang, tergunting, kotor, atau cetakan tidak jelas.
Surat suara itu untuk Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim. Surat suara itu bakal didistribusikan ke 1.400 TPS.
Setiap bilik TPS di Kota Malang bakal terdiri atas dua kotak surat suara, satu untuk menyimpan hasil pencoblosan Pilkada, dan satunya Pilgub.
Pilkada Kota Malang diikuti oleh tiga kontestan yakni Yaqud Ananda Gudban - Ahmad Wanedi, M Anton - Syamsul Mahmud, Sutiaji - Sofyan Edi Jarwoko.
Sedangkan dua kontenstan Pilgub Jatim adalah Khofifah Indar Parawansa - Emil Dardak, dan Saifullah Yusuf - Puti Guntur Sukarno.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/surat-suara-pemilihan-wali-kota-dan-wakil-wali-kota-malang_20180529_141528.jpg)