Blitar
Fakta Seputar Siswi SMP Blitar yang Gantung Diri, Mulai Motif sampai Prestasinya
Motif bunuh diri yang dilakukan EPA (16) masih menjadi misteri. Namun, teman sekolah EPA ramai membicarakan penyebab korban bunuh diri.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
“Dia anak pandai, dan sering mewakili sekolah ikut olimpiade,” ujarnya.
Grace tidak menyangka EPA nekat mengakhiri hidup secara tragis.
Grace masih sempat ketemu EPA di sekolah pada Senin (28/5/2018) lalu.
Saat itu EPA biasa saja.
Tidak ada gelagat aneh pada diri EPA.
“Semalam saya dan mama sudah ke tempat korban dikremasi,” kata Grace.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono masih mendalami motif bunuh diri yang dilakukan korban.
Berdasar bukti dan keterangan keluarga, korban sedang ada masalah keluarga.
“Di surat wasiat yang ditulis korban juga tidak ada yang menyebutkan soal korban kecewa karena khawatir tidak bisa masuk di SMA favorit.”
“Isi surat suara itu hanya permintaan maaf korban ke keluarga dan pengasuhnya,” kata AKP Heri Sugiono.
Sebelumnya, EPA (16) ditemukan tewas bunuh diri di kamar kos di Jalan A Yani, Sananwetan, Kota Blitar, Selasa (29/5/2018).
Siswi yang baru lulus SMP tahun ini ditemukan tewas dengan cara menggantung di kusen pintu kamar kos.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/surat-bunuh-diri-gantung-diri_20180530_091150.jpg)