Travelling

Lahir di Belanda, Lalu Pindah ke Skotlandia, Badak India Kini Menjadi Penghuni Batu Secret Zoo

Batu Secret Zoo, Jatim Park 2 Kota Batu, menjadi satu-satunya lokasi wisata edukasi yang pertama kali menerima Badak India

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Badak India di Batu Secret Zoo. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Batu Secret Zoo, Jatim Park 2 Kota Batu, menjadi satu-satunya lokasi wisata edukasi yang pertama kali menerima Badak India.

Badak India berusia 10 tahun yang diberi nama Bertus itu terlihat asik memakan makanan yang sudah disediakan, seperti sayur-sayuran. Meskipun banyak yang memperhatikan si Bertus, namun tetap ia tak memperdulikan sekitarnya.

Sebelum sampai ke Batu Secret Zoo, si jantan Bertus ini harus singgah di beberapa negara. Bertus lahir di Rotterdam zoo, Belanda pada tanggal 13 juli 2008.

Kemudian Bertus dikirim ke Edinburgh zoo, Skotlandia pada tahun 2010. Ketika memasuki usia dewasa kelamin, Bertus dipindah ke Batu Secret Zoo, Kota Batu.

Dadan Dani Subrata, Project Koordinator Yayaysan Badak Indonesia, mengatakan badak yang memiliki berat 3 ton ini memiliki keistimewaan. Ia mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Meski sudah melalui beberapa negara yang sudah disinggahi.

Badak ini melakukan perjalanan yang sangat pajang selama hampir 48 jam. Dimulai dengan perjalanan darat dari Edinburgh zoo, Skotlandia ke bandara Luxembourgh, Belgia. Kemudian diangkut dengan pesawat khusus cargo dari Luxembourgh ke bandara Juanda di Surabaya Indonesia dan langsung menuju ke Batu Secret Zoo.

"Badak India adalah badak bercula satu terbesar di dunia, dengan tinggi badan mencapai 2 meter dan berat badan antara 2800-3000 kg. Persebaran badak ini biasa ditemukan di India bagian utara seperti Nepal dan Bangladesh," kata dia saat perkenalan Badak India di Batu Secret Zoo, Jumat (8/6/2018).

Badak India berhabitat di padang rumput terbuka dekat dengan sungai. Pada awal abad ke 20 populasi badak india hanya tinggal 200 ekor akibat perburuan liar sehingga populasinya hampir punah. Oleh karena itu, tujuan ditaruhnya Badak India di Batu Secret Zoo ini, salah satunya ialah dalam usaha program konservasi badak.

"Sekarang jumlah badak india semakin meningkat mencapai kurang lebih 3500 ekor," imbuhnya.

Ia menjelaskan, seperti yang diketahui, populasi Badak India di Eropa terdapat 60 ekor yang tersebar di 20 kebun binatang. Di Amerika, populasi Badak India ada 50 ekor yang tersebar di 20 kebun binatang.

Sedangkan di asia hanya beberapa kebun binatang yang memiliki koleksi badak india diantaranya Chiang Mai zoo di Thailand, Singapore zoo, Tokyo Zoo di Jepang , dan Batu Secret Zoo Indonesia.

Dilain hal, dokter hewan Batu Secret Zoo, Drh Irwanda Kusuma Wardhana, menjelaskan kalau Badak India ini memiliki masa hidup hingga 50 tahun. Seharusnya, diusia yang menginjak 10 tahun Badak India ini sudah harus memasuki masa kawin.

"Untuk masa kawin memang sudah seharusnya, tapi mereka tidak bisa dikawinkan dengan Badak Jawa. Ke depan kami percepat izin untuk mendatangkan Badak India yang betina," kata Irwanda.

Sementara itu Titik S.Ariyanto, Manager Marketing dan Public Relation Jatim Park Group, menambahkan Badak India ini didatangkan khusus tidak hanya untuk koleksi di kebun binatang , tapi juga untuk sarana edukasi tentang satwa badak, khususnya badak Jawa.

"Kami pilih Badak India karena secara fisik memiliki kemiripan dengan badak Jawa yang merupakan satwa endemik Indonesia. Kami ingin menambah koleksi kami dan membantu dalam konservasi Badak India juga," kata Titik.

Dikatakannya, kandang untuk Bertus ini menggunakan standard kandang Eropa dengan lahan seluas ±7500 m2. Dari luas lahan kandang itu terdiri dari beberapa fungsi, di antaranya kandang kontrol untuk malam hari seluas 150 m2, kandang yang diberi pelengkap kolam air dan kolam lumpur.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved