Lamongan
Usai Gebrak Meja dan Bentak Petugas dalam Simulasi Pilgub Jatim di Lamongan, Ali Fauzi : Ngapunten
Mantan pentolan Jamaah Islamiyah (JI), Ali Fauzi ikut dalam simulasi pemungutan suara Pilgub Jatim di Pendopo Desa Tenggulun, Solokuro, Lamongan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - KPU Jawa Timur menggelar simulasi pemungutan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim di Pendopo Desa Tenggulun, Solokuro, Lamongan, Kamis (21/6/2018).
Puluhan warga ikut dalam simulasi ini.
Termasuk mantan pentolan Jamaah Islamiyah (JI) dan instruktur perakit bom, Ali Fauzi.
( Baca juga : Update Transfer Liga 1 – Termasuk di Arema FC dan Persib, 5 Pemain Asing Sudah Dilepas Klub )
Simulasi ini memperagakan semua proses pemilihan, mulai pendaftaran pemilih dengan membawa C6, pemberian surat suara, masuk ke bilik suara, memasukkan ke kotak suara, sampai mencelupkan jari ke tinta.
Peserta simulasi juga diperiksa saat keluar dari arena pencoblosan.
Suasana berubah saat giliran Ali Fauzi yang datang dan ikut simulasi.
Ternyata, Ali Fauzi tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).
( Baca juga : Silaturahmi Berubah Jadi Petaka, Mantan TKW Asal Blitar Tusuk 2 Saudaranya )
Saat ditanya lembaran C6, Ali Fauzi terbengong.
Apalagi saat petugas menyampaikan kalau sang mantan kombantan ini tidak ada dalam DPT.
“Yang salah siapa? Saya apa petugas?” kata Ali Fauzi.
Tak hanya bertanya dengan nada lantang dan keras.
( Baca juga : Mantan Agnez Mo Posting Ini Saat Ia Cium Mesra Chris Brown, Netter Nyesek & Terungkap Fakta Baru )
Bahkan pria yang akrab disapa Manzi di medan pertempuran ini juga menggebrak meja petugas.
Hal itu membuat tiga petugas perempuan gemetar.
Kemudian petugas menjelaskan kalau Ali Fauzi masih mempunyai kesempatan untuk mencoblos dalam Pilgub.
Caranya adalah cukup dengan menunjukkan KTP.
( Baca juga : Aurel Hermansyah Unggah Foto Seksi, Warganet Soroti Bagian Dada )