Selasa, 14 April 2026

Jendela Dunia

Pria Ini Masuk Penjara Karena Diduga Lakukan Pelecehan pada Jenazah

Pria ini ngaku bisa membangkitkan orang yang sudah mati. Tapi aksinya gagal. Akhirnya dia masuk penjara.

Editor: Zainuddin
BBC
Adegan saat Getayawkal Ayele, Sang Nabi Palsu memulai ritual untuk membangkitkan jenazah. 

SURYAMALANG.COM – Getayawkal Ayele menjadi korban penyerangan sejumlah orang.

Penyerangan ini terjadi karena membangkitkan jenazah Belay Biftu.

“Belay, bangunlah”

Begitulah perintah yang diucapkan Getayawkal Ayele sambil berbaring di atas jenazah Belay Biftu.

( Baca juga : Bangkitnya Si Anak Hilang Berlabel Timnas yang Kini Membela Arema FC dan Bhayangkara FC )

Ayele beberapa kali memberi perintah.

Namun, jasad Belay tidak jua bangkit.

Pihak keluarga duka marah begitu tahu bahwa ritual yang dijanjikan pria itu gagal total.

( Baca juga : Gawang Perawan saat Dijamu Sriwijaya FC, Tapi Kiper Arema FC Srdjan Ostojic Punya Catatan Buruk )

Pihak keluarga menyerang pria yang mengaku sebagai nabi itu.

Akhirnya polisi mengamankannya dari amarah warga.

Ayele memang selamat dari amukan pihak keluarga.

Namun, Ayele tidak selamat dari jeratan hukum.

( Baca juga : Enaknya Jadi Bowo Tik Tok dan Nurrani, Lihatlah yang Dilakukan Raffi Ahmad untuk Mereka )

Menurut undang-undang Ethiopia, tindakan Ayele ini melanggar hukum lantaran dia telah melecehkan jenazah.

Peristiwa ini terjadi di kota kecil bernama Galilee, wilayah Oromia, Ethiopia.

Kejadian ini sempat membuat geger.

( Baca juga : Gaya Kece Nia Ramadhani & Anak di Ultah El Barrack, Tomboy Ala Jurrasic World )

Sebab, ada warga yang merekam adegan saat Ayele mencoba membangkitkan jenazah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved