Jendela Dunia
Pria Ini Masuk Penjara Karena Diduga Lakukan Pelecehan pada Jenazah
Pria ini ngaku bisa membangkitkan orang yang sudah mati. Tapi aksinya gagal. Akhirnya dia masuk penjara.
SURYAMALANG.COM – Getayawkal Ayele menjadi korban penyerangan sejumlah orang.
Penyerangan ini terjadi karena membangkitkan jenazah Belay Biftu.
“Belay, bangunlah”
Begitulah perintah yang diucapkan Getayawkal Ayele sambil berbaring di atas jenazah Belay Biftu.
( Baca juga : Bangkitnya Si Anak Hilang Berlabel Timnas yang Kini Membela Arema FC dan Bhayangkara FC )
Ayele beberapa kali memberi perintah.
Namun, jasad Belay tidak jua bangkit.
Pihak keluarga duka marah begitu tahu bahwa ritual yang dijanjikan pria itu gagal total.
( Baca juga : Gawang Perawan saat Dijamu Sriwijaya FC, Tapi Kiper Arema FC Srdjan Ostojic Punya Catatan Buruk )
Pihak keluarga menyerang pria yang mengaku sebagai nabi itu.
Akhirnya polisi mengamankannya dari amarah warga.
Ayele memang selamat dari amukan pihak keluarga.
Namun, Ayele tidak selamat dari jeratan hukum.
( Baca juga : Enaknya Jadi Bowo Tik Tok dan Nurrani, Lihatlah yang Dilakukan Raffi Ahmad untuk Mereka )
Menurut undang-undang Ethiopia, tindakan Ayele ini melanggar hukum lantaran dia telah melecehkan jenazah.
Peristiwa ini terjadi di kota kecil bernama Galilee, wilayah Oromia, Ethiopia.
Kejadian ini sempat membuat geger.
( Baca juga : Gaya Kece Nia Ramadhani & Anak di Ultah El Barrack, Tomboy Ala Jurrasic World )
Sebab, ada warga yang merekam adegan saat Ayele mencoba membangkitkan jenazah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/getayawkal-ayele-sang-nabi-palsu-memulai-ritual-untuk-membangkitkan-jenazah_20180722_140022.jpg)