Malang Raya

Bina Marga Kebut Pengerjaan Drainase Jalan Talangagung di Kepanjen Malang

Pemkab Malang mempercepat pembangunan saluran drainase di Jalan Raya Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Ruas Jalan Raya Talangagung yang dikebut pengerjaan saluran drainase dan peninggian jalan antisipasi banjir dan genangan air saat hujan, Selasa (24/7). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Pemkab Malang mempercepat pembangunan saluran drainase di Jalan Raya Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Ini setelah ruas jalan penghubung Malang-Blitar melalui Jalur Lintas Barat (Jalinbar) Kota Kepanjen sering dilanda banjir pada musim penghujan.

Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Suwignyo mengatakan, tahun lalu Dinas PU Bina Marga juga telah melakukan perbaikan jalan raya Talangagung yang rusak parah akibat banjir dan genangan air hujan.

Untuk itu, saat ini di ruas jalan tersebut dilakukan pembangunan saluran air atau drainase di jalan Talangagung untuk mencegah terjadinya banjir dan air genangan.

"Kami memang lakukan percepatan pembangunan saluran drainase di ruas jalan raya Talangagung. Karena saat ini hujan sudah mulai turun di wilayah Kepanjen Malang. Tentunya kami tidak berharap kondisi tahun lalu terulang di jalan tersebut," kata Suwignyo, Selasa (24/7/2018).

Dijelaskan Suwignyo, saluran drainase yang dibangun di ruas jalan raya Talangagung sendiri mencapai panjang 350 meter dengan menelan anggaran mencapai sekitar Rp 500 juta.

Pembangunan saluran drainase itu sendiri dilakukan di titik lokasi yang menjadi langganan genangan air hujan yang tidak bisa mengalir dikarenakan tidak adanya saluran drainase. Selain itu, di lokasi tersebut sekaligus menjadi tempat pembuangan air dari perumahan yang lokasinya lebih tinggi dari jalan raya.

"Makanya, di titik lokasi rawan terjadi banjir dan genangan air itu dibangun saluran drainase," ujar Suwignyo.

Ditambahkan Kasi Bangunan Pelengkap Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Dandy B Susanto mengatakan, selain membangun saluran drainase, pihaknya juga akan melakukan peninggian jalan di lokasi tersebut.

Hal didasarkan hasil kajian lokasi jalan di wilayah tersebut memang ketinggiannya tidak sepadan dengan bangunan rumah warga di kiri kanan jalan.

"Peninggian yang kami lakukan sekitar 50 cm. Diharapkan nanti limpahan air dari perkampungan tidak lagi masuk ke jalan raya Talangagung," ujar Dandy.

Memang, diakui Dandy, Dinas PU Bina Marga di lokasi tersebut seringkali memperingatkan warga untuk tidak menyalurkan air ke jalan raya Talangagung. Terutama pada warga perumahan yang membangun pemukiman dengan ketinggian diatas jalan raya.

"Dan rupanya butuh waktu juga untuk mensosialisasi soal air genangan saat hujan agar tidak menimbulkan banjir di jalan. Mudah-mudahan saja dengan sudah adanya saluran drainase jalan raya Talangagung terhindar dari banjir dan air genangan hujan," tandas Dendy.

Sementara itu warga menyambut baik pembangunan saluran drainase dan peninggian jalan raya Talangagung. Ini dikarenakan jalan raya Talangangung tersebut seringkali rusak parah saat musim hujan yang mengakibatkan kemacetan panjang dan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Tentunya dengan adanya saluran drainase dan jalan ditinggikan semoga jalan tidak lagi rusak saat musim hujan dan lalu lintas bisa lancar," tutur Sukron, warga Desa Talangagung Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved