Malang Raya
Petani Mengeluh Serangan Penyakit Potong Leher di Kabupaten Malang
Petani di Kabupaten Malang mengeluhkan serangan penyakit potong leher pada padi.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN – Petani di Kabupaten Malang mengeluhkan serangan penyakit potong leher pada padi.
Serangan penyakit ini berdampak pada menurunya hasil panen padi, khususnya jenis IR 64.
Petani di Kepanjen, Sudarnadi mengatakan penurunan hasil panen padi yang terserang penyakit tersebut mencapai sekitar 60 persen.
( Baca juga : Aurel Hermansyah Make Over Wajah Nissa Sabyan, Hasilnya Bikin Nissa Teriak Histeris )
Biasanya panen di lahan seluas 1 hektar bisa mencapai 8 ton atau senilai Rp 36 juta.
Karena diserang penyakit, panennya hanya mencapai 3 ton atau senilai Rp 10 juta.
“Hasil panen padi tidak seperti yang kami harapkan,” kata Sunardadi kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (27/7/2018).
( Baca juga : Potret Ayu Ting Ting Jadi Tukang Bakso, Lihat Rok Mini, Sepatu Hingga Celemeknya, Modis Abis )
Biasanya serangan penyakit ini terjadi ketika padi akan panen.
Petani tidak dapat mengatasi atau mencegah serangan penyakit ini.
Apalagi sampai sekarang belum ada obat untuk menghadapi serangan penyakit ini.
( Baca juga : Potret Lucu Mikhyla Anak Nia Ramadhani, Ada Ungkapan 8 Kata dari Ardi Bakrie dalam Bahasa Inggris )
“Kami hanya bisa pasrah. Biasanya kami hanya bisa memanen padi sebelum habis diserang penyakit,” ucap Sunardadi.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar mengaku telah menerjunkan tim untuk pengendalian serangan penyakit tersebut.
“Tim terjun ke sawah membantu petani menghadapi serangan penyakit itu,” kata Budiar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/petani-menggarap-sawah-di-kabupaten-malang_20180727_185744.jpg)