Malang Raya
Korupsi dan Masalah Sosial Jadi Tantangan Aparatur Desa
Ada empat tantangan di Indonesia, yaitu radikalisme dan terorisme, narkoba, ketimpangan sosial, dan korupsi.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai ada empat tantangan di Indonesia, yaitu radikalisme dan terorisme, narkoba, ketimpangan sosial, dan korupsi.
“Kalau zaman Pak Harto (Presiden RI kedua Soeharto) dulu, tantangan bangsa hanya tiga, yakni sandang, papan, dan pangan.”
“Sekarang tantangan kita tidak hanya itu. Ada radikalisme dan terorisme, narkoba, ketimpangan sosial, dan korupsi,” ujar Tjahjo saat pidato di hadapan ratusan aparatur desa di GOR Ken Arok, Kota Malang, Rabu (1/8/2018).
( Baca juga : Termasuk Arema FC dan Persib, Ini Daftar Klub yang Masih Menunggu Kedatangan Pemain Baru )
Tjahjo minta kepala desa dan aparatur desa memantau gerakan radikalisme dan terorisme di Indonesia.
Dalam menghadapi persoalan ketimpangan sosial di masyarakat, Tjahjo minta pemerintahan desa mengalokasikan anggaran untuk mengatasi ketimpangan dan masalah sosial.
Masalah sosial yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama di desa antara lain angka kematian ibu hamil, kematian ibu dan anak, kurang gizi, stunting, dan air bersih.
( Baca juga : Update Transfer Liga 1 – 2 Tim Asal Jatim Depak Pemain, PSMS Rekrut Eks Persib Bandung )
Khusus persoalan korupsi, Tjahjo minta aparatur desa menghindari celah korupsi, di antaranya dengan memiliki perencanaan program yang jelas, serta pelaporan yang tertib dan baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mendagri-tjahjo-kumolo_20170719_225601.jpg)