Gresik

Reaksi Kepala Dinas Kesehatan Gresik Usai Jaksa Geledah Kantor dan Rumahnya

Jaksa geledah rumah dan kantor Kepala Dinas Kesehatan Gresik terkait kasus dugaan korupsi dana kapitasi atau dana jasa pelayanan pasien.

Reaksi Kepala Dinas Kesehatan Gresik Usai Jaksa Geledah Kantor dan Rumahnya
sugiyono
SEPI - Suasana kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik setelah penggeledahan dari Kejari Gresik, Senin (13/8/2018). 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik, dr Nurul Dholam, pasrah setelah kantor dan rumahnya digeledah jaksa terkait kasus dugaan korupsi dana kapitasi atau dana jasa pelayanan pasien, Senin (6/8/2018).  

Tim jaksa dari unit pidana khusus Kejari Gresik menggeledah kantor di Jl Raya Sukomulyo, Desa Sukomulyo Kecamatan Manyar.

Penggeledahan itu terkait dugaan korupsi dana kapitasi dari BPJS Kesehatan ke Puskesmas. Dari aliran dana itu diduga ada pemotongan 10 persen oleh oknum Dinas Kesehatan

"Kami ikuti proses hukum yang berlaku," kata dr Nurul Dholam melalui telepon selulernya, Senin (13/8/2018).

Nurul mengaku tetap bekerja usai penggeledahan. "Saya masuk terus di kantor seperti biasa," imbuhnya.

Seorang stafnya juga mengatakan Nurul sedang di kantor saat penggeledahan.

"Bapak ada, tapi masih ada tugas," kata staf pribadi dr Nurul yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Gresik, Andrie Dwi Subianto, mengatakan, besok akan memanggil pegawai Dinkes besarta dr Nurul Dholam.

"Besok baru dipanggil," kata Andrie.

Namun, Andrie enggan membeberkan nama-nama pejabat Dinkes yang akan dipanggil.

"Besok aja dilihat siapa yang hadir. Ada beberapa pejabat yang kami panggil. Saya tidak ingat satu persatu," imbuhnya.

Andrie menyebutkan, barang yang dibawa dari penggeledahan ada yang tidak masuk materi perkara dugaan korupsi dana kapitasi sehingga barang tersebut dikembalikan ke Dinas Kesehatan

"Ada 11 telepon seluler, laptop, komputer dan beberapa dokumen kami kembalikan karena tidak masuk materi perkara. Yang kami sita sementara hanya hard disk dan beberapa dokumen," katanya.

Penulis: Sugiyono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved