Surabaya

Pakai Cara SMS Nyasar, Pasutri Ini Jaring Wanita untuk Dipekerjakan Jadi Terapis Pijat Plus-plus

Jangan mudah percaya dengan tawaran kerja yang disebar melalui medsos. Lihat modus kejahatan di Surabaya ini.

Tech Central
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Anggota Polrestabes Surabaya menangkap pasangan suami istri (pasutri) berinisial YS (34) dan FT (35).

Pasutri ini diduga mempekerjakan dua perempuan sebagai terapis.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan kasus tersebut bermula saat korban mendapat pesan singkat tawaran pekerjaan di Surabaya.

( Baca juga : Mulan Jameela Ungkap Fakta Baru Soal Anak, Tak Cuma 4 Orang Ternyata, Ada 1 Lagi Punya Kisah Khusus )

“Korban mendapat SMS dari nomor yang tidak dikenal,” kata Ruth Yeni, Senin (17/9/3018).

Awalnya korban mengatakan tidak punya uang.

Namun, pengirim pesan memberi uang transpor kepada korban.

( Baca juga : Kerap Dekat Dengan Banyak Wanita, Peramal Ini Sebut Raffi Ahmad Bakal Nikah 2 kali )

“Pengirim pesan itu bukan pasutri itu. Saat ini kami masih kembangkan ke pelaku lain,” kata Ruth.

Korban yang saat itu berada di luar kota kemudian datang ke rumah pasutri itu di Jalan Lebak Jaya, Surabaya.

Ternyata korban dipekerjakan sebagai terapis pijat plus-plus.

( Baca juga : Anisa Eks Cherrybelle Bikin Pangling di Hari Pernikahan, Lihat Penampilannya Mulai Akad & Resepsi )

Pasutri itu diduga menawarkan pijat plus-plus melalui forum jual beli online.

Tersangka menawarkan korban seharga Rp 700.000 per pelanggan.

Bahkan pasutri ini juga menyiapkan beberapa kamar di rumahnya sebagai untuk tempat untuk pijat plus-plus tersebut.

Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved