Pamekasan

Bandar, Pengedar dan Penikmat Narkoba Ditangkap Polres Pamekasan Dalam Sepekan

Walau saat ini polres berhasil menangkap delapan tersangka, namun tidak bisa dikatakan jika Pamekasan menjadi lahan subur bagi narkoba

Bandar, Pengedar dan Penikmat Narkoba Ditangkap Polres Pamekasan Dalam Sepekan
surya malang/Muchsin
Delapan tersangka narkoba yang ditangkap Polres Pamekasan dalam sepekan terakhir, Rabu (19/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN – Polres Pamekasan menangkap delapan orang yang terlibat penyalagunaan narkoba jenis sabu beserta sejumlah barang bukti. Mereka yang ditangkap sebagai pengguna, pengedar dan bandar sabu, Rabu (19/8/2018).

Di antara delapan tersangka yang ditangkap itu, Syaiful Bahri (40) warga Desa Sokobanah Dajah Kecamatan Sokobanah Sampang. Syeh Anis (40), warga Jl Wahidin Pejagalan, Sumenep. M Rifqi Alfarizi (21) warga Desa Palengaan Kecamatan Palengaan Pamekasan. Fathorrozi (24), warga Desa Sentol Daja Kecamatan Pademawu  Pamekasan.

Kemudian M Riyanto (27) warga Desa Cenlecen Kecamatan Pakong Pamekasan. Matjuri (24) warga Desa Larangan Dalam Kecamatan Larangan Pamekasan, Moh Toyyib warga Desa Teja Kecamatan Kota Pamekasan. Mereka ditangkap dalam kurung waktu selama seminggu terakhir.

Dari delapan tersangka, Polres Pamekasan menyita barang bukti berupa 8,24 gram sabu, 10 butir pil koplo, beberapa perangkat alat hisab sabu. Kini delapan tersangka itu ditahan di Polres Pamekasan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Pamekasan, AKBP Teguh Wibowo di damping Kasat Narkoba Polres Pamekasan, AKP Mohammad Sjaifu dalam realisnya, Rabu (19/9/2018) mengatakan, dengan pengungkapan delapan tersangka narkoba ini, Polres Pamekasan terus berusaha untuk mengungkap penyalahgunaan narkoba di wilayah Pamekasan.

“Dari delapan tersangka itu, yang kami tangkap seorang tersangka sebagai bandar, seorang lagi pengedar dan enam tersangka lainnya merupakan pengguna, termasuk seorang daftar pencarian orang sejak 2017 lalu, yang berhasil kami tangkap,” ungkap Teguh Wibowo.

Menurut Teguh Wibowo, dalam pengungkapan kasus ini, di antaranya dari hasil pengembangan penyidikan dari tersangka narkoba yang ditangkap sebelumnya dan sudah ditahan di Lapas Narkotika, juga dari informasi masyarakat mengenai aktivitas para tersangka. Kedelapan tersangka ditangkap di tempat berbeda dan di hari dan waktu yang tidak sama.  

Kapolres menjelaskan, walau saat ini polres berhasil menangkap delapan tersangka, namun tidak bisa dikatakan jika Pamekasan menjadi lahan subur bagi narkoba. Karena persoalan narkoba ini tidak hanya di Pamekasan,  di daerah di luar Pamekasan, karena keuntungan dari transaksi narkoba ini menggiurkan.

“Selain kita terus melakukan upaya pengungkapan jaringan narkoba, kami juga berusaha melakukan pencegahan dengan memberikan sosialisasi kepada pelajar mendatangi sekolah, perkumpulan komunitas menjelaskan bahaya narkoba,” tuturTeguh Wibowo.

Penulis: Muchsin
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved