Pasuruan

Ternyata, Kecelakaan Bikin Macet Pantura Pasuruan Libatkan Tiga Kendaraan

Kecelakaan yang melibatkan empat kendaraan itu sempat membuat kemacetan dari dua arah baik dari Surabaya - Pasuruan, atau sebaliknya

Ternyata, Kecelakaan Bikin Macet Pantura Pasuruan Libatkan Tiga Kendaraan
surya malang/Galih Lintartika
Besi muatan truk terlibat kecelakaan di Pantura Pasuruan yang tumpah ke jalan ditepikan petugas kepolisian dan warga, Rabu 919/9/2018) 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Satlantas Polres Pasuruan akhirnya berhasil mengevakuasi tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Pantura, Pasuruan - Probolinggo (Paspro) tepatnya di Bangil, Rabu (19/9/2018) pagi

Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan itu sempat membuat kemacetan dari dua arah baik dari Surabaya - Pasuruan, atau sebaliknya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Hanya beberapa orang yang mengalami luka - luka ringan.

Kecelakaan ini bermula dari mobil Izusu Panther Nopol W 1071 PJ yang dikemudikan Adi Sasmito (52) warga Kelurahan Karangasem Kecamatan Lawean Kota Surakarta.

Ia melaju dari arah timur dan hendak menyebrang ke arah utara. Dugaan awal, pengemudi ini kurang hati - hati saat menyebrang.

Dari arah depan melaju Truk Nopol DK 8009 AB yang dikemudikan Masradi (54) warga Kecamatan Pekutatan kabupaten Jimbrana Bali.

Dan dari arah belakang melaju juga Truk Nopol W 9302 UZ yang dikemudikan Agung Arsismawan (25) warga Wonoayu Sidoarjo.

"Kendaraan panther ini ditabrak truk dari arah depan dan belakang. Sopir mengalami luka terkena pecahan kaca. Mobilnya ringsek depan belakang," kata Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Eko Iskandar.

Eko menjelaskan, setelah ditabrak depan belakang, truk dari arah barat yang dikemudikan Masradi ini terguling.

Truk pengangkut besi ini menumpahkan tumpukan besi di dalamnya paska terguling. Nah, tumpukan besi ini yang akhirnya menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Selain itu, truk dari arah timur yang searah dengan Panther juga akhirnya menabrak pohon setelah benturan dengan panther.

"Arus lalu lintas sekarang ini sudah lancar dan normal kembali. Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut," tutur Eko Iskandar.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved