Grobogan

Supardi Lihat Pecahan Batu dan Besi Terlempar saat Rangkaian 30 Gerbong KA Terjungkal

Petani itu menyaksikan sendiri anjloknya kereta api barang jurusan Surabaya-Jakarta di KM 48 + 1, wilayah Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan,

Supardi Lihat Pecahan Batu dan Besi Terlempar saat Rangkaian 30 Gerbong KA Terjungkal
KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO
Kereta api barang jurusan Surabaya-Jakarta, anjlok di KM 48 + 1, wilayah Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (24/9/2018) siang. 

SURYAMALANG.COM, GROBOGAN - Kereta barang anjlok di KM 48 + 1, wilayah Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (24/9/2018) siang.

Supardi (54), warga Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah berkali-kali mengucap rasa syukur kepada Tuhan.

Petani itu menyaksikan sendiri anjloknya kereta api barang jurusan Surabaya-Jakarta di KM 48 + 1, wilayah Desa Karangwader.

Siang itu, sekitar pukul 13.15 WIB, Supardi tengah berjalan di areal persawahan tak jauh dari perlintasan rel KA. Supardi hendak pulang ke rumah untuk makan seusai rampung bertani.

Beberapa saat kemudian, dari kejauhan Supardi mendengar bunyi kereta. Tak berapa lama, KA yang melaju dengan kecepatan tinggi melintas mendekati Supardi.

Tiba-tiba KA 2790 anjlok. Jarak dirinya dengan kereta yang membawa rangkaian 30 gerbong tanpa muatan tersebut hanya 15 meter.

"Bunyinya berisik sekali. Batu-batu dan debu bertebaran seperti asap mengepul. Pecahan-pecahan besi juga terlempar kemana-mana. Gerbong-gerbong bagian belakang keluar rel dan terseret sejauh 500 meter," ungkap Supardi.

Saat itu masinis KA 2709 berupaya menghentikan lajunya. Warga yang kebetulan mengetahui kecelakaan tunggal itu pun langsung berlari berhamburan menghampiri lokasi kejadian.

"Alhamdulilah saya tak apa-apa. Saya hanya melongo dan tak lagi mendengar bunyi bising itu," katanya. "Begitu kereta berhenti, terlihat beberapa petugas kereta api turun dan warga berdatangan. Kejadian cepat. Saya tak bisa membayangkan jika kejadian itu di dekat pemukiman warga. Untungnya dekat sawah," pungkasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Namun 8 gerbong bagian terakhir kereta rusak parah setelah keluar dari jalur rel KA dan terseret hampir 500 meter. kompas.com

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved