Malang Raya
Lahan 15 Hektar di Kaki Gunung Panderman Kota Batu Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab
Kebakaran ini melanda petak 219A dan 219B di sebelah barat TPA Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu di kaki Gunung Panderman
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, BATU - Lahan seluas 15 hektar di lereng Gunung Panderman Kota Batu terbakar, Kamis (27/9/2018).
Kebakaran itu diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, untuk membuka lahan pertanian.
Tri Agus Susilo, anggota Polisi Hutan Perhutani mengatakan saat memadamkan api sempat ditemukan korek.
"Dugaan ini karena ulah masyarakat sekitar yang memang sengaja membakar lahan untuk membuka lahan pertanian. Karena di sini banyak rerumputan kering," ujar Agus, Kamis (27/9/2018).
Setidaknya 40 petugas gabungan dari Perhutani, kepolisian, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) diterjunkan untuk memadamkan api di sembilan titik lokasi kebakaran.
Kebakaran ini melanda petak 219A dan 219B di sebelah barat TPA Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo.
Petugas sempat kesulitan saat memadamkan api karena kondisi yang jauh dari mata air, sehingga mereka menggunakan gopyok atau ilalang untuk memadamkan.
"Ditambah saat itu angin kencang dan jauh dari sumber air. Untuk memadamkan tim menggunakan ranting pohon dan membuat sekat agar api tidak menjalar ke tempat lainnya," katanya.
Setidaknya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB.
Sulistyo warga sekitar mengungkapkan apabila jika musim kemarau memang banyak warga yang memanfaatkan lahan kering untuk dibakar.
"Saya nggak tahu siapa, cuma pas musim kemarau seperti ini biasanya memang ada yang membakar lahan. Tapi biasanya ditungguin, jadi nggak sampai melebar," tuturnya.