Malang Raya

Keluarga Ingin Jenazah Ardi Kurniawan Dimakamkan di Kota Batu

Keluarga menanti kedatangan jenazah Ardi Kurniawan di Kota Batu. Atlet paralayang asal Kota Batu itu tewas dalam gempa di Palu.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Sekretaris KONI Kota Batu, Mahfud 

Laporan : Sany Eka Putri, dan Sofyan Arif Candra Sakti

 SURYAMALANG.COM, KOTA BATU – Keluarga menanti kedatangan jenazah Ardi Kurniawan di Kota Batu.

Atlet paralayang asal Kota Batu itu tewas dalam gempa di Palu.

Keluarga berharap jenazah Ardi dimakamkan di Kota Batu.

( Baca juga : Ardi Kurniawan, Atlet Paralayang Kota Batu Wafat Akibat Gempa di Palu )

Sekretaris KONI Kota Batu, Mahfud menyatakan pihaknya koordinasi dengan Pemkot Batu dan BPBD untuk mengirim surat permohonan agar Ardi Kurniawan dipulangkan.

“Peti mati di Palu sempat habis. Satu-satunya jalan adalah dimakamkan secara massal.”

“Tetapi keluarga ingin Ardi dimakamkan di Kota Batu.”

( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Temuan Mayat di Sidoarjo sampai Heboh Bilik Cinta di Tuban )

“Kami sudah minta Pemkot Batu agar membuat surat permohonan jenazah Ardi dibawa ke Kota Batu,” kata Mahfud kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (2/10/2018).

Menurutnya, jenazah Ardi ditemukan dengan masih mengenakan pakaian dengan identitas berupa ID.

“Kami belum tahu kondisi tubuhnya. Yang jelas dia masih membawa kartu identitas, dan pakaian,” imbuhnya.

( Baca juga : Rafathar Nangis Histeris saat Raffi Ngerjain ART yang Asik Mancing, Sampai Ayahnya Diusir: Hush Sana )

Ardi ditemukan tim Basarnas Palu pukul 09.40 WITA setelah dibantu alat berat untuk evakuasi korban.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim, Supratomo mengatakan jenazah Ardi ditemukan di reruntuhan Hotel Roa-roa.

Saat ditemukan, Ardi mengenakan celana tim PON Jatim warna hijau.

( Baca juga : Bendahara Puskesmas Karangploso Potong Hak 29 Teman Hingga Rp 198,3 Juta )

“Saat ini jenazah sedang dipulangkan ke rumahnya di Kota Batu,” lanjut Supratomo.

Supratomo berharap dua atlet paralayang asal Jatim lain, yaitu Reza Kambey, dan Fahmi Ruddo juga segera ditemukan.

Sekedar diketahui, para atlet paralayang dari Jatim ini sedang mengikuti Kejuaraan Indonesia Open Paragliding XC FAI Cat. 2 Palu Nomoni 2018 di Palu.

Pata atlet menginap di Hotel Roa Roa Palu.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved