Jumat, 24 April 2026

Malang Raya

Universitas Brawijaya (UB) Malang Siap Menampung Mahasiswa Universitas Tadaluko Palu

Dijelaskan Nuhfil, kebijakan ini disetujui Majelis PTN juga Forum Rektor PTN. Sebanyak 27 PTN itu tersebar di berbagai daerah di Indonesia

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Rektor UB Malang, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Universitas Brawijaya (UB) Malang menjadi bagian dari 27 PTN sit in yang bisa menerima mahasiswa Universitas Tadaluko ( Untad) Palu, Sulawesi Tengah. Hal ini sebagai dampak gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

"UB siap dan dengan tangan terbuka. Namun memang belum ada yang datang melapor kuliah di UB," jelas Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MSi, Rektor UB ketika dikonfirmasi SURYAMALANG.COM, Rabu (3/10/2018). Hal ini karena kebijakan itu baru diputuskan kemarin, Selasa (2/10/2018).

Kuliah Sit In merupakan istilah untuk ikut duduk, melihat, mendengar, dan mengamati saat dosen mengajar. Namun saat ujian menjadi tanggung jawab Untad. Dijelaskan Nuhfil, kebijakan ini disetujui Majelis PTN juga Forum Rektor PTN. Sebanyak 27 PTN itu tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Khusus Malang, hanya ada di UB. Akibat dampak bencana itu, membuat masyarakat mengungsi karena kondisi di sana memprihatinkan. Dikatakan dia, jika ada mahasiswa Untad yang ingin sit in pada salah satu PTN yang disepakati dari 27 PTN, cukup melapor ke rektor atau dekan.

Sementara itu, mahasiswa Sulawesi Tengah yang kuliah di UB cukup banyak. Ada 120 an. "Ada yang kuliah mandiri, ada yang dibiayai," jelasnya.

Sejauh ini memang belum menerima keluhan. "Saya baru datang dari Timor Leste. Tapi jika ada keluhan misalkan kesulitan membayar kuliah karena dampak bencana, ya kita bebaskan," paparnya.

Dari 27 PTN yang bisa dijadikan sit in antara lain UPN Veteran Jawa Timur di Surabaya, Universitas Negeri Surabaya, UGM, IPB, ITB, Undip, UPI Bandung dll.

Sementara itu, Rektor ITN Malang, Dr Ir Lalu Mulyadi MTA menyatakan lewat perwakilan mahasiswa, Pemkot Palu meminta data mahasiswa Palu yang ada di ITN.

"Makanya saya minta segera didata. Nanti akan disampaikan lewat perwakilan mahasiswa atau lewat lembaga kerjasama," jelas dia di kantornya.

Sebab pemerintah daerah akan memberikan bantuan. Kalau dari pemerintah Donggala belum ada permintaan. Dari data, ada 17 mahasiswa aktif ITN dari Palu dan sekitarnya.

"Sama saat ada gempa Lombok lalu juga ada pendataan mahasiswa. Khususnya dari Pemkab Lombok Utara. Empat mahasiswa mendapat bantuan agar tetap kuliah," jawab dia.

Selain itu, juga dilakukan penggalangan dana buat donasi bencana Palu.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved