Parade Show Anne Avantie ‘Batik Koe, Batik Moe, Batik Kita’
Spontan penonton tertawa melihat tingkah lucu anak-anak, mulai yang suka bergaya genit sampai yang menangis di atas panggung.
Penulis: Delya Octovie | Editor: yuli
SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Parade busana dibuka dengan lima perempuan menari-nari di atas panggung.
Mereka menari santai mengikuti irama lagu, tak lupa sambil memamerkan batik karya Anne Avantie yang mereka kenakan.
Kelima model ini membuka Parade Show Anne Avantie 'Batik Koe, Batik Moe, Batik Kita' di Grand Atrium Pakuwon Mall, Surabaya, Jumat (5/10/2018).
Usai kelima model tersebut bersenang-senang di atas panggung, lagu berganti menjadi lagu Kumpul Bocah yanng dilantunkan oleh Vina Panduwinata.
“Fashion show kali ini berbeda dari sebelum-sebelumnya. Perbedaannya adalah saya mengajak warga Surabaya,” tutur Anne Avantie.
Rupanya tak hanya model profesional yang melenggak-lenggok di atas panggung yang menjadi bagian acara Pasar Tiban itu.
Bunda Anne, sapaan akrabnya, juga menggandeng sosialita Surabaya.
Di antaranya Amelia Salim, Ivo Ananda, Lana Mei, dan lain-lain.
Yang membuat gemas, para sosialita itu tidak tampil sendiri-sendiri, namun sambil mengajak anak-anaknya.
“Saya memang selalu mengikuti acara Bunda Anne, karya beliau memang top-top,” ujar Amelia.
Ia mengaku tidak merasa grogi di atas panggung, meski harus menggandeng kedua anak laki-lakinya.
“Saya sih merasanya senang, anak-anak saya juga berani, ternyata mereka bisa eksplor sendiri gayanya,” katanya.
Spontan penonton tertawa melihat tingkah lucu anak-anak, mulai yang suka bergaya genit sampai yang menangis di atas panggung.
Masing-masing ibu dan anak mengenakan batik yang senada.
Setelah tampilan ibu dan anak, para ibu-ibu lainnya berkesempatan tampil sendiri dengan mengenakan kebaya gaya tradisional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/parade-busana-anne-avantie-batik-koe-batik-moe-batik-kita_20181005_225828.jpg)