Malang Raya
Tanggapi Penggeledahan KPK, Kabag Humas Pemkab Malang : Saya Tidak Tahu
informasi yang didapat SURYAMALANG.COM, penggeledahan dilakukan berkaitan dengan sejumlah kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 lalu.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Anggota Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) gelar penggeledahan di ruang kerja Bupati Malang dan kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kabupaten Malang, Senin (8/10/2018).
Berdasarkan informasi yang didapat SURYAMALANG.COM, penggeledahan dilakukan berkaitan dengan sejumlah kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 lalu.
Diketahui Penggeledahan yang dilakukan KPK dimulai sejak sore tadi.
"Sejak sore tadi mas, ya ini sedang penggeladahan, sementara ditutup tidak boleh masuk," ungkap salah satu petugas Satpol PP yang berjaga di gerbang.
Sementara itu, tanggapi aksi penggeledahan yang dilakukan KPK, pihak Humas Pemkab Malang mengetahui tidak tahu soal adanya penggeladahan tersebut.
"Saya tidak tahu," itulah secercah kata yang terlontar dari Kabag Humas Pemkab Malang, Tien Fahira saat dikonfirmasi lewat telepon Senin malam (8/10/2018).
Ketika lebih lanjut mengenai siapa saja yang terlibat dan kemungkinan siapa yang akan diciduk, Tien kembali mengucap kalimat tidak tahu.
"Sekali lagi saya tidak tahu," tambahnya.
Tien menegaskan, penggeledahan tidak akan mengganggu operasional instansi di Pemkab Malang.
"Tidak terganggu, semua kerja seusai tupoksinya masing-masing," pungkasnya.
Akibat penggeledahan ini, pejabat di lingkungan Pemkab Malang sulit dihubungi.
Komisi I DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto sempat menolak panggilan ketika hendak dikonfirmasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/penggeledahan-kpk-bupati-malang-rendra-kresna_20181008_212209.jpg)