Breaking News:

Malang Raya

Pemkot Malang akan Buat Perwali Soal Pembatasan Peredaran Kantong Plastik

Pemkot Malang akan membuat perwali tentang pengelolaan sampah, termasuk sampah plastik dan kantong plastik.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
TPA Supit Urang, Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pemkot Malang akan membuat peraturan wali kota (perwali) tentang pengelolaan sampah, termasuk sampah plastik dan kantong plastik.

“Kami menarget bisa menyelesaikan hal ini tidak sampai akhir tahun ini,” kata Sofyan Edi Jarwoko, Wakil Wali Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (19/10/2018).

Sofyan Edi mengungkapkan perwali itu akan membahas beberapa hal, termasuk kebijakan strategis terkait pengelolaan sampah.

( Baca juga : Mari Menyimak Dua Pendapat Berbeda Tentang Vape, dan Anjuran yang Masuk Akal Ini )

Diharap perwali itu bisa menekan penggunaan dan peredaran kantong plastik.

“Saat ini kota Malang sudah menghasilkan 664, 62 ton sampah per hari.”

“Jumlah sampah yang sangat banyak itu perlu penanganan tepat.”

( Baca juga : Jadwal Pertandingan Timnas U-19 Indonesia di Piala Asia U-19 2018, Dua Lawan Berat Menanti )

“Apalagi Kota Malang hanya memiliki satu TPA, yaitu TPA Supit Urang.”

“Jadi perlu inovasi nyata agar bisa mengatasi permasalahan tersebut,” tambahnya.

Saat ini pengelolaan sampah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) 10/2010.

( Baca juga : 19 Oktober - Randy Pangalila & Glenn Alinskie, 2 Aktor Ternama Indonesia Ulang Tahun Hari ini )

Pemkot membuat perwali agar pengelolaan sampah semakin terstruktur.

Sebagai langkah awal, pihaknya kampanye pengurangan peredaran kantong plastik melalui lingkungan Pemkot Malang.

Di antaranya adalah mengganti kantong plastik dengan bahan yang lebih ramah lingkungan.

( Baca juga : 39 Bonek Terjaring Razia Saat Akan Nonton Persib Vs Persebaya di Bali )

“Kami juga akan membiasakan untuk membawa kantong sendiri saat belanja,” terangnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved