nasional

Muncul Fenomena Hujan Es di Beberapa Wilayah, Ini Penjelasan BMKG

Beberapa wilayah di Depok sempat terkena hujan es, begini penjelasan BMKG tentang hal tersebut.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Dyan Rekohadi
suryamalang/ intisari
ilustrasi hujan es 

SURYAMALANG.com – Beberapa wilayah di Depok sempat terkena hujan es, begini penjelasan BMKG tentang hal tersebut.

Fenomena hujan es bisa disebut sebagai salah satu gejala alam yang cukup unik.

Beberapa waktu ini viral sebuah video mengenai hujan es yang terjadi di Indonesia.

Diketahui fenomena hujan es tersbeut terjadi di beberapa wilayah di kota Depok, Jawa Barat.

Fenomena itupun diabadikan dalam bentuk video dan kemudian menjad viral di sosial media pada Selasa 23 Oktober 2018.

Baca: Tak Pernah Jera, Ade Enam Kali Masuk Penjara Gara-Gara Mencuri

Baca: Hidup Menjanda, Nafa Urbach Blak-blakan Banyak Lelaki yang Mendekati, Pengusaha & Punya Jet Pribadi

Dalam video itu terlihat bongkahan-bongkahan es tampak berserakan di berbagai lokasi.

Kepala Sub-Bidang Informasi Meteorologi BMKG Hary Tirto Djatmiko memberikan tanggapannya mengenai hal tersebut.

Dalam wawancara dengan tim Intisadi, Hary membenarkan terjadinya hujan es tersebut.

Menurutnya hujan es yang terjadi di beberapa wilayah di Depok merupakan fenomena cuaca yang biasa terjadi di berbagai wilayah.

Hal ini menurutnya banyak terjadi kala pergantian musim atau pancaroba.

“Ya benar (ada hujan es, red).”

Baca: Mudah Mengantuk Saat Beraktivitas? Hindari empat Makanan Ini

Baca: Prediksi Skor PSM Makassar vs Persib Bandung Liga 1 Pekan 27 Hari ini, Kick Off Pukul 15.30 WIB

ada hujan lebat dan es disertai kilat atau petir dan angin kencang.”

“Banyak terjadi pada masa transisi atau pancaroba.”

“Baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya,” jelas Hary dilansir dari Intisari.

Menurut Hary, hujan es di Depok seperti inibiasnaya berlangsung singkat.

Biasanya hanya 10 menit saja dan selanjutnya diikuti hujan seperti biasa.

Hary juga menambahkan bahwa ada sejumlah indikais yang menandakan akan terjadi hujan es.

Pertama, sehari sebelumnya udara pada malam hingga esok paginya terasa panas.

Baca: Hanya 2 Klub Indonesia yang Bisa Ikut Kompetisi Level Asia Musim 2019

Baca: Spesialis Pencuri Motor Di 13 TKP Di Tulungagung Ditangkap Polisi

Tanda lainnya yaitu sekitar pukul 10.00 WIB akan nampak tumpukkan awan berwarna putih.

Awan putih tersbeut akan dengan cepat berubah menjadi awan berwarna abu-abu hitam.

Awan tersbeut biasanya juga dikenal dengan sebutan awanb Cumulonimbus atau awan CB.

Selain itu Hary juga menuturkan bahwa menjelang terjadinya hujan es, udara akan terasa dingin.

“Pepohonan itu juga berdampak.”

“Di sekitat tempat berdiri akan ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat.”

“Juga akan terasa sentuhan udara dingin di sekitar tempat kita berdiri,” jelas Hary.

Baca: Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Arema FC Hari ini, Kick Off Pukul 15.30 WIB

Baca: Spesialis Pencuri Motor Di 13 TKP Di Tulungagung Ditangkap Polisi

Sementara itu untuk karakter hujan yang turun, Hary mengungkapkan bahwa hujan yang turun dan hujan deras secara tiba-tiba.

Namun jika hujan yang turun hanya gerimis, maka bisa diperkirakan fenomena hujan es tidak akan terjadi di tempat tersebut.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved