Selasa, 19 Mei 2026

Surabaya

Antisipasi Insiden Garut, Jangan Bawa Bendera Selain Merah Putih dan Lambang NU ke Sidoarjo

Di luar bendera Merah Putih dan NU untuk dilaporkan kepada kami. Kalau ada, kami ambil tindakan menyerahkan kepada aparat.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: yuli
nuraini faiq
ARSIP - Acara Istighotsah Kubro Nahdlatul Ulama di GOR Delta Sidoarjo, Minggu (9/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Jutaan warga Nahdlatul Ulama (NU) Jatim merayakan puncak Hari Santri Nasional 2018 dengan Istighotsah Kubro di GOR Sidoarjo, 28 Oktober 2018. 

Guna mencegah berebagai kemungkinan buruk, panitia dan pengurus PWNU melakukan antisipasi ketat.

Salah satu yang diantisipasi adalah insiden seperti pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat.

"Kami mengundang partai politik, namun supaya tidak ada unsur politik kami sepakati tidak ada bendera partai politik yang dikibarkan. Di Jawa Barat sebenarnya sudah antisipasi, tapi kebobolan. Untuk itu kami tidak hanya kordinasi dengan panitia tapi juga masyarakat," kata Reza Ahmad Zahid, Ketua Panitia Istighotsah Kubro di Kantor PWNU di Surabaya, Kamis (25/10/2018) malam.

Reza melanjutkan, koordinasi dilakukan melalui surat edaran ke setiap PCNU, khususnya di Jatim agar tidak membawa atribut lain selain bendera Indonesia dan Nahdlatul Ulama.

"Di luar bendera Merah Putih dan NU untuk dilaporkan kepada kami. Kalau ada, kami ambil tindakan menyerahkan kepada aparat," tegasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved