Tuban

Ratusan Pekerja Di Tuban Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK

Aksi para pekerja tersebut menuntut kenaikan upah minimum kabupaten (UMK), berdasarkan beberapa pertimbangan.

suryamalang.com/Mochamad Sudarsono
Ratusan pekerja Konsulat Cabang FSPMI Kabupaten Tuban unjuk rasa menuntut kenaikan upah 2019 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Ratusan buruh dari Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Tuban melakukan aksi unjuk rasa di kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan terpadu satu pintu dan tenaga kerja, Rabu (31/10/2018).

Aksi para pekerja tersebut menuntut kenaikan upah minimum kabupaten (UMK), berdasarkan beberapa pertimbangan. Di antaranya, Tuban sebagai kawasan industri.

"Kita harap Pemerintah Kabupaten Tuban memperhatikan nasib buruh, kita minta upah dinaikkan," kata salah seorang orator, Eko Yuwono.

Lebih lanjut dia meminta, agar Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) dari unsur Pemkab jangan mengabaikan usulan dari unsur serikat pekerja. Seperti sebagaimana pada rapat bersama, 23 Okober kemarin.

Dimana pada rapat bersama tersebut dari unsur Pemkab menetapkan UMK sebesar 2,2 juta. Padahal, unsur pekerja tidak mengharapkan usulan upah tersebut.

"Kita harapannya UMK Tuban Rp 2,560.000, kita menolak berita acara rapat pleno DPK Kabupaten Tuban, perihal usulan UMK Tuban 2019," pungkasnya.

Sekedar diketahui, UMK Kabupaten Tuban di tahun 2018 yakni sebesar Rp 2.067.612.

Belum ada jawaban resmi dari dinas terkait, saat ini mediasi perwakilan buruh dengan dinas masih berlangsung.

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved