Tuban

Kasus Korupsi Kades Mojoagung Dilimpahkan Kejari Tuban Ke Tipikor

Perkara tersebut sudah dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Surabaya. Namun, untuk jadwal sidangnya belum diketahui kapan dilaksanakan.

Kasus Korupsi Kades Mojoagung Dilimpahkan Kejari Tuban Ke Tipikor
Kades Mojoagung, Kecamatan Soko, Siti Ngatina (40) dan suaminya, Makmur, Selasa (4/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban telah melimpahkan perkara Kades Mojoagung, Kecamatan Soko atas dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) 2017 ke Pengadilan Tipikor Surabaya.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tuban, Nurhadi SH mengatakan, perkara tersebut sudah dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Surabaya. Namun, untuk jadwal sidangnya belum diketahui kapan dilaksanakan.

"Kamis lalu perkara itu sudah kami limpahkan ke pengadilan Tipikor. Untuk jadwal sidangnya belum diketahui," ujar Nurhadi dikonfirmasi, Sabtu (17/11/2018).

Dia menjelaskan, kini kedua tersangka yang berstatus suami istri itu telah ditahan di lapas II B Tuban atas perbuatannya. Penahanan terhadap kedua tersangka itu terkait dugaan korupsi yang menggunakan anggaran DD dan ADD di tahun 2017.

Adapun prosesnya, proyek yang menggunakan DD dan ADD itu disetujui oleh Kades, namun proyek itu dikerjakan oleh suaminya di tahun 2016. Sehingga, pada Rancangan Anggaran Belanja (RAB) terdapat kerugian negara.

"Ya terdapat kerugian negara dalam proyek tersebut, karena anggaran 2017 dikerjakan pada 2016," ujar Nurhadi. 

Sebelumnya diketahui,  Kades Mojoagung, Siti Ngatina ditangkap Kejaksaaan Negeri Tuban bersama suaminya, Makmur. Keduanya diduga terlibat dalam proyek pembangunan jalan paving dan tanah urug di desa setempat, yang mengakibatkan negara mengalami kerugian Rp 152 juta.

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved