Persebaya Surabaya
Pujian Setinggi Langit Diberikan Widodo C Putro kepada Striker Persebaya David Da Silva
Striker asal Brasil itu menjadi aktor penting dalam kemenangan Persebaya dengan skor tekak 5-2 dari Bali United di depan pendukungnya
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Mesin gol Persebaya Surabaya David Da Silva benar-benar jadi mimpi buruk untuk Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (18/11/2018).
Striker asal Brasil itu menjadi aktor penting dalam kemenangan Persebaya dengan skor tekak 5-2 dari Bali United di depan pendukungnya.
Baru babak pertama Persebaya sudah unggul tiga gol lewat dua aksi solo David da Silva dan satu gol Osvaldo Haay.
Petaka berlanjut pada babak kedua, Serdadu Tridatu makin tertinggal setelah Osvaldo Haay mencetak gol.
Begitu juga dengan David, striker 29 tahun itu kembali mencetak gol dan menyempurnakan hattricknya pada menit ke-75.
Baca: Awalnya Pelatih Persebaya Sebut David Da Silva Agak Pemalas, Tapi Kini Jadi Top Skor Sementara
Baca: Bali United Vs Persebaya 2-5, Widodo C Putro Menganggap Irfan Bachdim Berbohong
Dua gol balasan Bali United tercipta dari sontekan Spaso dan gol Malvin Platje di penghujung babak kedua laga pekan ke-31 tersebut.
Usai laga, Pelatih Bali United Widodo C Putro tanpa ragu menyebut Persebaya punya striker yang cerdas.
Pujian itu terkhusus diberikan Widodo kepada David da Silva yang tiga kali mencetak gol dengan cara yang luar biasa.
“Da Silva pemain yang bagus. Dia bisa tempatkan posisi dan bukan pintar tapi lebih ke cerdas,” tegas Widodo C Putro, Minggu (18/11/2018).
Pujian itu makin meluap setelah Widodo melihat pergerakan cerdas David yang efisien tapi bisa mematikan barisan belakang Bali United.
Bahkan skema jebakan offside yang telah disusun, seakan tidak berlaku untuk pencetak 20 gol, dan menjadi top skor sejauh ini.
“Dia (David) bisa cari posisi dan kelabuhi pemain kita. Seolah fisiknya tidak kuat, sekedar jalan tapi dia sebenarnya cari posisi untuk counter agar tidak offside,” tambahnya.
Sebetulnya, pada saat latihan, Widodo mengungkapkan sudah mempelajari cara Persebaya menyerang.
“Saya sudah ingatkan pemain belakang kami tapi mereka lebih cerdik,” tutup Widodo yang kecewa atas kekalahan terbesar Bali United musim ini.