Mojokerto

Evakuasi Bus Eka Terperosok Ke Sawah Butuh Waktu Lima Jam, Kasatlantas: Diduga Sopir Ngantuk

Proses evakuasi kendaraan bus memakan waktu lumayan lama sekitar 5 jam. Sebab, bus terperosok ke sawah dengan kedalaman sekira 2 meter.

Evakuasi Bus Eka Terperosok Ke Sawah Butuh Waktu Lima Jam, Kasatlantas: Diduga Sopir Ngantuk
suryamalang.com/Danendra Kusuma
Proses evakuasi bus Eka yang terperosok ke dalam sawah di Mojokerto 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Terkait kecelakaan bus yang terperosok ke sawah, Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Bobby M Zulfikar mengatakan, indikasi pertama diduga sopir mengantuk. "Dia (Slamet Suwarno) mengantuk, tidak sadar membanting stir ke kanan saat melintas di Pertigaan Jampirogo, Sooko, Kabupaten Mojokerto. Bus melaju dari arah Jombang," katanya saat dihubungi suryamalang.com, Senin (20/11).

Bobby melanjutkan, setelah banting stir ke kanan, bis naik ke median jalan dan terus melaju hingga terperosok ke sawah. Beruntung dari arah berlawanan (arah Krian) tidak ada yang melintas. Sebab, pada pagi hari sekira pukul 05.15 WIB volume kendaraan terpantau sepi.

"Kecepatan tidak terlalu kencang. Kira-kira sekitar 80 km/jam," sebutnya.

Akibat kecelakaan ini, masih kata Bobby, tidak ada korban jiwa. Namun, satu penumpang terluka. Diketahui penumpang itu bernama Cristoporus Ary Hendrata (50). Cristoporus mengalami patah hidung dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Sakinah lalu dirujuk ke Rumah Sakit Sidowaras Kabupaten Mojokerto.

"Kami langsung mengevakuasi para penumpang. Seorang penumpang yang terluka kami larikan ke Rumah Sakit Sidowaras untuk dirawat," terangnya.

Proses evakuasi kendaraan bus memakan waktu lumayan lama sekitar 5 jam. Sebab, bus terperosok ke sawah dengan kedalaman sekira 2 meter. Evakuasi dilakukan menggunakan satu mobil derek. "Evakuasi baru selesai pukul 12.30 WIB. kemudian kami membawa bus tersebut ke Polsek Trowulan," ucapnya.

Proses evakuasi sempat membuat arus kendaraan dari arah Krian maupun Jombang macet. Namun, petugas Satlantas dengan sigap mengurai kemacetan. Mereka merekayasa arus lalu lintas.

"Kemacetan terjadi karena para pengendara penasaran melihat proses evakuasi. Tadi saat evakuasi kendaraan dari arah Jombang kami arahkan ke RA Basuni selama 45 menit," pungkasnya. 

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved