Kamis, 11 Juni 2026

Kabar Jombang

Distribusi Bantuan Telur Busuk, Polres Jombang Panggil Tiga Agen BPNT

Pemeriksaan atau pengambilan keterangan dari pihak-pihak yang terkait itu penting dilakukan. Karena penyaluran BPNT di Jombang tergolong semrawut.

Tayang:
Penulis: Sutono | Editor: Achmad Amru Muiz
suryamalang.com/Sutono
Penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) di Desa Morosunggingan Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang, yang memecah telur berbau menyengat. Ternyata telur memang sudah busuk. 

SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Kasus pasokan telur busuk dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Jombang terus berlanjut. Setelah Dinas Sosial (Dinsos) Jombang memutus kontrak kerja pemasok telur dari PT Pertani, kini Polres Jombang  turun tangan  menyelidiki kasus tersebut. Hal itu diketahui setelah Satreskrim Polres Jombang memanggil tiga agen penyalur BPNT, Jumat (30/11/2018).

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setyo Budi mengungkapkan, tiga agen yang dipanggil itu masing-masing dari Desa Morosunggingan Kecamatan Peterongan, kemudian Desa Sidokerto Mojowarno, dan Desa Kademangan Mojoagung.

"Selain itu, kami juga meminta keterangan dari beberapa penerima BPNT yang ada di Jombang. Itu sudah kami lakukan," kata AKP Gatot Setyo Budi.

Menurutnya, pemeriksaan atau pengambilan keterangan dari pihak-pihak yang terkait itu penting dilakukan. Karena , penyaluran BPNT di Jombang tergolong semrawut.

Contohnya, ungkap Gatot, adanya telur busuk dan berbelatung yang dibagikan ke KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Jika dalam pemeriksaan tersebut ditemukan hal yang kurang pas, ada indikasi menyalahi aturan hukum, maka akan diteruskan ke tahap selanjutnya.

Pihak-pihak yang diagendakan akan dimintai keterangan ke depan, dikatakan Gatot, diantaranya agen E-warung, para pendamping program BPNT, juga Dinas Sosial dan distributor telur (PT Pertani).

Diberitakan sebelumnya, temuan telur busuk dan tidak layak konsumsi mewarnai pelaksanaan penyaluran BPNT di Kabupaten Jombang.

Sejumlah agen dan KPM menemukan banyak telur busuk dan berbelatung. Penyaluran BPNT bagi 100.561 KPM dimulai pertengahan bulan November.

Temuan telur busuk dan berbelatung diantaranya terjadi di Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung, kemudian Desa Sidokerto Mojowanro, dan KPM di Desa Morosunggingan, Kecamatan Peterongan, Jombang, Minggu (25/11/2018).

Akibat temuan tersebut Dinsos Jombang akhirnya menghentikan kerja sama dengan PT Pertani, perusahaan pemasok telur untuk program BPNT di Kabupaten Jombang.

“Memang PT Pertani melakukan penggantian atas telur busuk tadi. Tapi kami tak ingin berspekulasi tentang kelanjutan program ini. Kami tak ingin kasus ini terus terulang. Kasihan KPM,” kata Kepala Dinsos M Sholeh Senin (26/11/2018).

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved