Selebrita
Roy Marten Emosional saat Peramal Bongkar Perceraian Gading-Gisel, Terungkap Semua Kesedihannya
Kekecewaan Roy Marten terungkap, kesedihannya memuncak & berkaca-kaca saat peramal ini ungkap semua isi hatinya & bongkar perceraian Gading-Gisella
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM - Roy Marten berkaca-kaca saat seorang peramal membongkar isi hatinya hingga membahas perceraian Gading Marten dan Gisella.
Seperti sudah diketahui, bila rumah tangga putra Aktor Roy Marten, Gading Marten sedang berada di ujung tanduk.
Pernikahan yang sudah berjalan selama 5 tahun itu akhirnya harus kandas di meja hijau.
Kini aktor Gading Marten dan istrinya penyanyi Gisella harus menjalani proses perceraian yang telah dilayangkan oleh Gisella pada Senin (19/11/2018).
Gisella menggugat cerai Gading Marten melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan perkara nomor 908/Pdt.G/2018/PN.JKT.SEK.
• Gisella Menangis Hadiri Sidang Cerai, Gading Tak Hadir, Ungkap Isi Hatinya: Perpisahan Ini Gak Enak
• 3 Momen Lucu Najwa Shihab Wawancara Keluarga Jokowi, Tingkah Jan Ethes Hingga Sindiran Untuk Gibran
• Ramalan Cuaca BMKG Malang, Surabaya, DKI Jakarta Hari Ini Kamis 13 Desember 2018, Waspada Hujan

Kini saat Gisella dan Gading Marten tengah menjalani proses perceraian, sang Ayah Roy Marten blak-blakan soal isi hati hingga kekecewaannya.
Dengan perasaan emosional, Roy Marten menceritakan isi hatinya dalam tayangan Brownis TransTV (12/12/2018).
Rasa sedih Roy mulai tampak saat ditunjukkan foto karya Tompi yang menampilkan Gading dan Roy Marten berpelukan dengan ekspresi sedih penuh rasa pasrah.
Roy mengaku jika dirinya tak tahu soal perceraian saat foto ini dibuat.
Ia mengira foto ini hanya untuk keperluan pameran foto Tompi, tanpa mengetahui makna dari pose yang harus ia lakukan.
"Rupanya Tompi sudah tahu ada peristiwa (perceraian) Gading karena mereka bersahabat."
"Jadi saya kaget setelah jadi loh kok ada ceritanya," Kata Roy Marten.
• GALERI FOTO - Suasana Pemakaman Pelajar SDIT Insan Mulia yang Tenggelam di Coban Talun
• GALERI FOTO - Melihat Koleksi Barang Antik di Grandfather Coffeeshop, Surabaya
• Ngeri! Petir Menggelegar Disusul Suara Gemuruh dan Kabut Putih Bergulung-gulung di Jombang

Seketika suasana studio menjadi hening dengan mata berkaca-kaca yang diperlihatkan Roy Marten.
Setelah senyap beberapa saat, Roy Marten kemudian meminta maaf atas sikap emosionalnya, "It's okay, nggak apa apa.. maaf."
Di sela-sela obrolan, Roy kerap melontarkan permintaan maafnya "Sorry sorry saya tadi emosional banget."
Roy Marten mengakui dirinya begitu emosional karena ia teringat masa kecil Gading Marten.
Namun Roy enggan menceritakan seperti apa hal-hal di masa lalu tersebut yang membuat dirinya begitu emosional.
Saat diundang seorang peramal, Wirang Birawa, Roy Marten kembali menunjukkan sisi emosionalnya.

Wirang sempat menyebutkan sifat-sifat yang ada pada diri ayah Gading Marten tersebut.
"Om Roy adalah sosok yang tangguh, kuat, dan cerdas."
"Om Roy ini punya 1001 masalah yang pernah dihadapi tapi dia tidak pernah sesedih sampai seperti saat sekarang ini."
Mendengar penerawangan sang peramal, Roy Marten kemudian mengangguk terdiam.
Matanya kembali berkaca-kaca.
Dirinya seketika menutup wajahnya dengan tangan.
Roy menahan air matanya agar tak sampai menetes.

"Ini adalah kesedihan yang luar biasa," Kata Wirang melanjutkan.
"Beliau pernah punya masalah yang lebih besar daripada saat sekarang ini tapi sedihnya nggak seperti sekarang,"
"Yang pertama adalah kesedihannya yang saya lihat, kalau berhubungan dengan dirinya, dia tidak akan memikirkannya," Ucap Wirang.
"Tapi jika berhubungan dengan anak-anaknya, itu yang membuat dia tersentuh, dia akan lemah," Wirang melanjutkan.
Lagi-lagi Roy hanya mengangguk terdiam, membenarkan penerawangan sang peramal.
"Saya mau cerita sedikit unek-unek yang mungkin om Roy tidak bisa ceritakan, boleh saya ceritakan disini om?" Kata Wirang Meminta izin.

Roy Marten kemudian mempersilahkan Wirang mengatakan unek-unek tersebut.
"Mungkin dengan kasus yang kita tahu selama ini ya, kesedihannya itu bukan tentang sekedar perpisahan anaknya, tapi dia merasakan kesedihan yang berlipat-lipat karena anaknya yang sedang menghadapi perpisahan ini adalah kesedihan yang kedua kalinya."
"Sebelum ini, anak om juga pernah mengalami kesedihan seperti ini dan sekarang dia mengalami."
Bahkan Wirang juga mengatakan jika masalah yang dihadapi keluarga Roy Marten ini membuat kesehatan sang aktor legendaris menurun.
"Dan sampai kesehatannya juga menurun, karena saya melihat di sini ada garis kecil yang muncul yang kita bisa deteksi." Ucapnya.
Dalam tayangan tersebut, Roy Marten sempat memberi saran bagi putranya.
"Saya kira saat ini Gading lagi nggak butuh saran, saya cuma bilang bahwa saya ingat sebuah kata-kata 'kalau kapal kamu tenggelam ya ambil sekoci, kalau sekocinya tenggelam ya berenanglah supaya kamu bisa sampai daratan'."
"Dibutuhkan sebuah kekuatan bahwa ada kehidupan lain yang bisa akan dia jalani."
"Saya pernah gagal, tapi saya bisa bangkit dan menemukan kebahagiaan yang lain." Jelas Roy Marten.
Sementara itu, hingga Rabu (12/12/2018) kemarin, sidang perceraian Gading Marten dan Gisella Anastasia dengan agenda mediasi itu dinyatakan gagal.

Upaya mediasi sidang perceraian Gading Marten dan Gisella Anastasia itu digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Gagalnya sidang tersebut karena ketidakhadiran Gading Marten.
Namun, Gisella diketahui hadir ditemani kuasa hukumnya.
Kendati demikian, kondisi Gisella saat hadir di sidang keduanya ini cukup menampakkan rasa sedih yang terlihat dari mata sembab dan tangisnya saat bertemu awak media.
Ya, Gisella tidak mempu menyembunyikan kesedihannya saat hadir di sidang perceraiannya itu.
Tidak bisa dipungkiri, menurut Gisella perpisahan itu hal yang tak mengenakan.
Meski begitu, keduanya tetap menjalani pemeriksaan sebagai orang tua.
Saat itu pun Gisel tak kuasa menahan air matanya mengalir.
Sambil mengambil napas, dia melanjutkan wawancaranya dengan awak media.
"Perpisahan ini kan sudah nggak enak, masa masih ada buntut-buntutnya mau ribut, masih harus dingin-dinginan, kan anaknya kasihan. Yang penting kan kita kompak urus anak," lanjutnya.
Wanita berusia 27 tahun itu melanjutkan bahwa mereka tetap harus bertanggung jawab kepada Tuhan.
Karenanya, perpisahan mereka ini tetaplah menginginkan yang terbaik untuk Gempita.

"Anggap saja ini bentuk pertanggungjawaban kami sudah dikasih kepercayaan sama Tuhan, karena kami nggak bisa meneruskan dengan sempurna seperti yang seharusnya," ungkap Gisella Anastasia.
"Jadi hanya bisa memberikan cinta dan kasih yang full (untuk Gempi), pasti untuk Gempi diusahakan yang sebaik-baiknya, udah ah," tuturnya sedikit terbata seraya mengusap air matanya.
Meski berpisah rumah, ia dan Gading masih kompak merawat Gempita dan kerap mengunggah kebersamaan bersama.
"Iya, masih harus kompak dong, kita kan nggak mau," kata Gisella Anastasia dilansir dari Grid.ID ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (12/12/2018).