Selebrita

Biodata Bani Seventeen Korban Tsunami Banten, Dari Pengusaha Baju & Sosoknya di Mata Musisi Lain

Ini sosok dan biodata Bani basist Seventeen korban meninggal dunia Tsunami Banten, ternyata seorang pengusaha baju, begini sosoknya di mata musisi lai

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
TribunSumsel.com
Biodata Bani Seventeen Korban Tsunami Banten, Dari Pengusaha Baju & Sosoknya di Mata Musisi Lain 

SURYAMALANG.COM - Biodata Bani Seventeen korban meninggal dunia akibat tsunami Banten ternyata juga seorang pengusaha baju. 

Dari Biodata Bani Seventeen juga diketahui hobi dari basist band Seventeen itu juga pencinta kaset jadul. 

Sebelum mengulas lebih jauh terkait Biodata Bani Seventeen, SuryaMalang.com akan sedikit mengulas terkait Tsunami Banten yang menewaskan 3 personel Seventeen, termasuk Bani Seventeen. 

7 Fakta Dylan Sahara, Istri Ifan Seventeen Korban Tewas Tsunami Banten, Salah Satunya Caleg Gerindra

Firasat Kembaran Ifan Seventeen 15 Menit Sebelum Tsunami Banten, Lihat Laut, Dylan Sahara & Istrinya

Pesan WA Terakhir Dylan Sahara ke Ibunya Tepat Sebelum Diterjang Tsunami Banten, Cuma 3 Kata Ini

Band Seventeen - Bani Seventeen
Band Seventeen - Bani Seventeen (Instagram/seventeenbandid-baniseventeen)

Tsunami yang melanda Banten dan Lampung terjadi pada Sabtu (22/12/2018), sekitar pukul 21.27 WIB.

Faktor penyebab tsunami masih dilakukan penyelidikan oleh BMKG untuk mengetahui secara pasti.

Kemungkinan disebabkan longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang pasang akibat bulan purnama.

Dua kombinasi tersebut menyebabkan tsunami yang terjadi tiba-tiba yang menerjang pantai.

BMKG masih berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memastikan faktor penyebabnya.

Tsunami Pantai Anyer dan Lampung Selatan sebelumnya oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) disebut sebagai gelombang tinggi.

Selain Dylan Sahara Istri Ifan Seventeen, Berikut Daftar Artis yang Meninggal Akibat Tsunami Banten

Foto & Video Erupsi Gunung Anak Krakatau dari Pantauan Susi Air di Atas Udara, Ini Penjelasan Sutopo

Ramalan Cuaca Kota Malang, Surabaya, Sidoarjo Rabu 26 Desember 2018, Hujan Masih Akan Mendominasi

Kondisi mobil-mobil di Wisma Kompas Gramedia Karang Bolong Banten setelah dihantam tsunami, Minggu (23/12/2018).
Kondisi mobil-mobil di Wisma Kompas Gramedia Karang Bolong Banten setelah dihantam tsunami, Minggu (23/12/2018). (kompas)

Petugas masih terus berusaha melakukan evakuasi korban tsunami Pantai Anyer.

Bassist band Seventeen yang kala itu sedang mengadakan konser di Tanjung Lesung Beach Resort, Banten juga menjadi korban.

Hal itu juga dikabarkan oleh sang vokalis, Ifan Seventeen.

Ifan Seventeen juga menyebutkan bahwa Muhammad Awal Purbani atau Bani, bassist Seventeen yang ditemukan meninggal dunia.

"Kita kehilangan bass kita Bani sama manager kita Oki," ujar Ifan sambil meneteskan air mata di postingan instagram terbarunya, Minggu (23/12/2018).

"Andi, Herman, dan Ujang belum diketemukan, minta doanya untuk istri saya belum diketemukan," ujarnya.

"Sementara yang lain alhamdulillah selamat walaupun patah-patah," tambahnya.

Biodata Bani Seventeen 

Mengenal sosok Muhammad Awal Purbani atau yang akrab disapa Bani, bassist Seventeen yang jadi korban meninggal Tsunami Tanjung Lesung Banten.

Dilansir dari akun instagram Bani Seventeen dan laman kawanseventeen.weebly.com, Bani Seventeen lahir pada 9 Maret 1982 di Sleman. 

Bani Seventeen meninggalkan dunia dan meninggalkan seorang anak bernama Inara dan istri bernama Cindri Wahyuni.

Selain aktif di band Seventeen, rupanya Bani juga punya bisnis di bidang fashion.

Lelaki berusia 36 tahun ini memiliki sebuah clothing line muslim bernama Hassani Moslem Wear.

Beberapa produknya bisa ditemui di akun Instagram @hassanimoslemwear.

Selain itu, Bani ternyata juga suka hunting kaset-kaset jadul.

Hal ini seperti salah satu unggahan di akun Instagramnya, @baniseventeen.

'Mungkin pada masanya barang² ini banyak dicari orang, dan saya dulu juga sering hunting kaset di ngejaman samping pasar beringharjo,' tulisnya di caption foto.

Selain itu, Bani juga dikenal sebagai pencinta binatang, khususnya reptil.

Dalam salah satu video Instagramnya, terlihat Bani sedang menggendong anak buaya.

'Hobi lama mainan reptil, video fullnya di youtube diprofile instagram atas,' tulisnya dalam caption video.

Selain itu hobi dengan barang-barang antik dan pecinta hewan, Bani Seventeen juga diketahui hobil berolah raga. 

Aku media sosial Twitter Bani Seventeen diketahui beralamat @bani_seventeen. 

Sosok Bani Seventeen di mata musisi lain 

Kabar Bani Seventeen memang membawa duka mendalam bagi keluarga.

Tak terkecuali rekan sesama pemain band yang berdomisili di Yogyakarta.

Turut hadir mengantarkan almarhum menuju tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Wismoloyo, Gamping Tengah, Ambarketawang, Gamping, Sleman, DIY, Erix Soekamti mengenang kedekatan dirinya bersama Bani.

Seperti diketahui, keduanya memiliki kesamaan yakni sama-sama memegang instrumen bass pada bandnya masing-masing.

Erix Soekamti saat ditemui media usai pemakaman Bani Seventeen di Wismoloyo, Ambarketawang Gamping Sleman DIY, Senin (24/12/2018). -
Erix Soekamti saat ditemui media usai pemakaman Bani Seventeen di Wismoloyo, Ambarketawang Gamping Sleman DIY, Senin (24/12/2018). - (Tribunjogja/ Wahyu Setiawan Nugroho)

"Kita sama-sama main bass, kita sempat pinjam alat, tukeran alat itu hal biasa waktu dulu kita masih sering jadi satu," kata Erix dikutip dari TibunJogja.com saat ditemui media usai prosesi pemakaman, Senin (24/12/2018).

Kedekatan Erix maupun bandnya yakni Endank Soekamti bersama Bani maupun Seventeen sudah terjalin sangat erat dan lama.

Erix membeberkan bahwa dirinya sempat numpang hidup bersama Seventeen saat dirinya tengah merintis band dan belum memiliki basecamp sendiri.

"Endank Soekamti cukup dekat dengan Seventeen, bahkan dulu kita pernah satu rumah. Sebelum aku punya sendiri aku sempet numpang di basecamp Seventeen hampir 1 tahun," tutur Erix.

Bahkan keduanya juga tak jarang turut berkompetisi secara fair dalam mengembangkan karir bermusik mereka lewat radio kala itu.

"Kita teman satu angkatan satu perjuangan, kita ngajuin demo bareng, saingan request di radio bareng dan itu aku masih ingat bagaimana perjuangannya," jelasnya.

Kabar meninggalnya pemain band Seventeen tersebut tentu menjadi pukulan yang cukup berat bagi dirinya.

Pemain bass grup band Seventeen, M Awal Purbani atau Bani Seventeen
Pemain bass grup band Seventeen, M Awal Purbani atau Bani Seventeen (instagram)

"Kebetulan pas kejadian kan saya juga manggung di Surabaya, kita bilang, wah kita hujan lebat nih, terus salah satu teman kita yang di sana (Pantai Carita) sebelum kejadian itu juga kasih kabar kalau juga kena gelombang, ternyata setelah beberapa waktu saya scroll-scroll timeline dan banyak yang mention ternyata kok malah kejadian ini," ungkap Erix.

Bahkan terkait kabar gelombang tsunami yang menimpa band Seventeen, dirinya sempat tak bisa tidur semalaman dan tak menyangka bahwa Bani turut menjadi korban.

"Ya tentu cukup terpukul sekali mendengar kabar seperti ini," lanjutnya.

Meski akhir-akhir ini, keduanya sudah jarang bertemu namun beberapa kali keduanya maupun secara band kerap berhubungan melalui pesan elektronik.

"Kita sudah terpisah kurang lebih 5 tahun jadi kadang kita ketemunya ya waktu main satu panggung, malah ketemu di bandara atau di acara teman sama waktu lebaran di Yogyakarta aja biasanya," pungkasnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved