Kabar Jember

Keluarga Menunggu Kedatangan Jenazah Sopir Minibus Yang Mengalami Kecelakaan Di Pasuruan

Fadil tidak pernah mengalami kecelakaan. Kendaraannya baru kali ini mengalami kecelakaan dan langsung berakibat fatal, yakni lima orang meninggal.

Keluarga Menunggu Kedatangan Jenazah Sopir Minibus Yang Mengalami Kecelakaan Di Pasuruan
suryamalang.com/Galih LIntartika
Jenazah korban kecelakaan maut minibus vs Kereta Api di Pasuruan dalam proses pemulangan ke rumah duka masing-masing untuk dimakamkan. 

SURYAMALANG.COM, JEMBER - Keluarga korban kecelakaan minibus dengan KA Jayabaya di Pasuruan, menunggu kedatangan jenazah. Seperti keluarga sopir minibus, Mambahul Fadil di Kelurahan Kebunagung Kecamatan Kaliwates, Jember.

Dari pantauan Suryamalang.com,  di rumah duka keluarga Fadil bersiap menyambut kedatangan jenazah. Bendera tanda duka sudah terpasang di depan rumahnya di Gang Masjid Jl Arowana Kelurahan Kebunagung. Sebuah keranda sudah disiapkan di teras rumah sederhana itu.

"Jenazahnya dijemput istri dan anak pertamanya. Tadi pagi berangkat ke Pasuruan," ujar Dedi Sunarto, paman Fadil.

Fadil merupakan sopir travel Surya. Dia sudah lebih dari 10 tahun bekerja di travel tersebut. Fadil biasanya menyopiri travel Situbondo - Surabaya.

"Dia itu trayeknya Situbondo - Surabaya. Tapi tadi malam itu suruh nggantikan sopir yang trayek Jember - Surabaya. Ya berangkat saja," lanjut Dedi.

Sejak lama menjadi sopir travel, kata Dedi, Fadil tidak pernah mengalami kecelakaan. Kendaraannya baru kali ini mengalami kecelakaan dan langsung berakibat fatal, yakni lima orang meninggal.

"Dia fit terus. Tapi tadi pagi takdir berkata lain. Mobilnya mandeg di tengah rel karena kereta akan lewat," kata Dedi.

Dedi menuturkan, mobil Fadil berangkat dari Jember sekitar pukul 10.00 Wib. Biasanya pukul 03.30 Wib, kendaraan itu sudah menurunkan penumpang di Bandara Juanda.

Fadil meninggalkan dua orang anak, yakni satu anak remaja laki-laki yang duduk di bangku SMA dan satu anak perempuan kelas 6 SD.

Menurut Ketua RW 1 Kelurahan Kebunagung, Cipto Utomo, jenazah Fadil akan dimakamkan setelah shalat Ashar di TPU Gebangtaman. "Jenazah sudah diberangkatkan. Mungkin sampai  rumah duka sekitar jam dua siang. Kami makamkan setelah Ashar," kata Cipto.

Seperti diberitakan Suryamalang.com, terjadi kecelakaan antara minibus dan KA Jayabaya di Beji, Pasuruan, Rabu (9/1/2019) dini hari. Lima orang meninggal dunia, dan satu orang terluka. Mereka semuanya penumpang dan sopir minibus.

Lima korban yang meninggal dunia adalah Mambahul Fadil , sopir L 300. Ia berusia 42 tahun warga, Gebangtaman Kelurahan Kebonagung Kecamatan Kaliwates, Jember.

Kedua, Budi Yuniarso (51) warga Jalan Apel Raya, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Ketiga, Mariam (45) warga Desa Kabil, Kecamatan Nongsa, Kota Batam.

Keempat, Sri Praptianingsih (52) warga Jalan Kawi, Sumbersari, Kabupaten Jember, dan korban meninggal lainnya, Riki Sukiandra (47), warga Kacapiring, Kabupaten Jember.

Sedangkan korban selamat, dan mengalami luka ringan adalah Saranya (20) warga Pesona Surya Milenia, Kabupaten Jember.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved