Kabar Gresik

Pengendara Motor Tercebur ke Bengawan Solo di Gresik, Hari Kedua Belum Ditemukan

Pengendara motor bernama Bahrul Mustofa (18) yang tercebur ke Bengawan Solo di Gresik belum belum ditemukan hingga hari kedua.

Editor: yuli
Kolase - SURYAMALANG.COM/ Willy Abraham
Salah satu kendaraan yang terlibat tabrakan dan proses pencarian korban yang terlempar dari Jembatan Sembayat ke sungai Bengawan Solo, Kabupaten Gresik, Selasa (15/1/2019) 

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Pengendara motor bernama Bahrul Mustofa (18) yang tercebur ke Bengawan Solo di Gresik belum belum ditemukan hingga hari kedua, Rabu (16/1/2019).

Pencarian pun dihentikan pukul 17.00 WIB dan akan kembali dilanjutkan besok pagi.

Kepala BPBD Kabupaten Gresik, Tarso mengatakan, proses pencarian telah diperluas dari lokasi jatuhnya korban hingga ke muara.

"Kendala masih sama seperti kemarin, sudah penyelaman belum ada tanda-tanda," ujarnya.

Menurutnya, arus air pada hari ini lebih tenang dibanding kemarin.

Penyelaman sudah beberapa kali dilakukan namun masih nihil.

"Didalamnya itu memang banyak lumpur, banyak semacam semak-semak,"tambahnya.

Pada hari kedua, sebanyak sembilan personel Tim SAR BPBD, lima basarnas, tujuh Polairud dan MDMC turut melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan dengan cara menyisir menggunakan lima perahu karet di Sungai Bengawan Solo, Kabupaten Gresik.

Penyisiran dilakukan secara bergantian dan dihentikan pukul 17.00 WIB, pencarian akan kembali dilanjutkan pada keesokan harinya.

Warga yang penasaran tampak ramai di tepi sungai bawah jembatan Sembayat antusias melihat proses pencarian.

Sebelumnya, Bahrul Mustofa terlibat kecelakaan di atas Jembatan Sembayat, Selasa (15/1/2019) siang.

Peristiwa tragis itu berawal dari pengemudi truk box nopol L 9467 VY yang dikemudikan Ismail (30), warga Kabupaten Bangkalan.

Ia melaju daribarah Manyar menuju Bungah dan menyalip mobil Fortuner yang dikemudikan Mas'ud Ashari (64) warga Desa Tambakberas Kecamatan Cerme, Gresik saat di atas jembatan Sembayat.

Dari arah berlawanan, muncul Bahrul Mustofa (18) menggunakan Honda Vario W 3254 BQ saat akan berangkat kerja di warung Kopi daerah Manyar.

Jarak yang terlalu dekat, mobil Fortuner langsung menabrak pembatas jembatan, sedangkan motor Bahrul Mustofa menabrak besi pembatas jembatan dan Bahrul Mustofa terlempar ke Sungai Bengawan Solo hingga saat ini belum ditemukan. TribunJatim/Willy Abraham

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved