Rabu, 20 Mei 2026

Kabar Surabaya

Dalam Sepekan, 3 Orang Bunuh Diri di Surabaya

BUNUH DIRI - Fenomena ini menurut dr Hendro Riyanto Sp KJ, Spikiater Fungsional RS Menur Surabaya bukan hal baru.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: yuli
pipit maulidiya - suryamalang.com
dr Hendro Riyanto Sp KJ, Spikiater Fungsional RS Menur Surabaya 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dalam sepekan, tiga orang bunuh diri di Surabaya. Fenomena ini menurut dr Hendro Riyanto Sp KJ, Spikiater Fungsional RS Menur Surabaya bukan hal baru.

Bahkan WHO sudah memprediksi, setiap bulan September selalu diperingati pencegahan bunuh diri. Itu karena menurut data tiap 40 detik sekali, kejadian bunuh diri terjadi di seluruh dunia.

dr Hendro menyampaikan tindakan bunuh diri memiliki banyak faktor dan kombinasinya. Pada umumnya mereka mengalami tekanan psikis, dan orang kaya yang secara ekonomi mereka berkecukupan.

"Harus melihat aspek eksternal dan internal juga. Faktor internal, misalnya punya kepribadian introvert, susah menyampaikan keluhan isi hatinya, sehingga mereka punya tekanan berat. Atau faktor eksternal, peristiwa kehidupan yang membuat seseorang tidak nyaman depresi dan putus asa, misal masalah sekolah, hubungan dengan pasangan, dan banyak hal di luar dirinya,"terang dr Hendro, Jumat (25/1/2019).

dr Hendro memperingatkan, apabila mendengar ada individu-individu punya keinginan untuk bunuh diri, sebaiknya langsung diajak ke dokter.

"Segera bawa ke dokter, apalagi keluarga tahu ada anggota keluarga yang berkeinginan untuk bunuh diri. Karena pasti ada tanda-tanda yang mengarah ke sana, kecuali implusif ya mendadak saja. Tanda-tanda mereka yang ingin bunuh diri kalau gak ngomong, ya biasanya nulis surat yang mengarah ke sana (bunuh diri)," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved